InternasionalPaluPemkot Palu

Pemkot Palu Share Detail Pemulihan Pascabencana pada Delegasi Myanmar

×

Pemkot Palu Share Detail Pemulihan Pascabencana pada Delegasi Myanmar

Share this article
Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa (kanan) menyalami delegasi Myanmar pada sharing pemulihan pascabencana di palu, Rabu (25/2/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa (kanan) menyalami delegasi Myanmar pada sharing pemulihan pascabencana di palu, Rabu (25/2/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)

PALU, beritapalu.ID | Pemerintah Kota Palu memaparkan strategi teknis rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana kepada delegasi Myanmar dalam pertemuan yang difasilitasi World Bank di kantor Wali Kota Palu, Rabu (25/2/2026). Pertemuan ini menyoroti transformasi Palu dari wilayah terdampak menjadi pusat pembelajaran mitigasi bencana global.

Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, menjelaskan bahwa pembangunan kembali infrastruktur vital kini menerapkan standar keamanan yang jauh lebih tinggi.

“Kami tidak hanya membangun kembali, tetapi memastikan setiap struktur tahan terhadap guncangan tektonik. Pembangunan jembatan, rumah sakit, dan sekolah kini mengadopsi standar teknis tahan gempa terbaru,” ujar Rahmad.

Beberapa poin teknis yang ditekankan dalam pemulihan Palu meliputi:

Keamanan Geologis Hunian: Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dilakukan melalui kajian struktur tanah yang ketat untuk memastikan lokasi hunian berada di luar jalur sesar aktif.

Infrastruktur Tahan Gempa: Penerapan standar konstruksi tinggi pada fasilitas publik guna meminimalkan risiko keruntuhan saat terjadi guncangan besar.

Tata Ruang Berbasis Risiko: Pengetatan regulasi zona rawan bencana (Zona Merah), di mana pembangunan baru dilarang total guna menghindari dampak likuifaksi dan tsunami di masa depan.

Ketangguhan Inklusif: Integrasi sistem peringatan dini dan jalur evakuasi yang terhubung langsung dengan pusat komunitas.

Delegasi Myanmar mempelajari bagaimana Palu mengelola transisi dari masa darurat ke tahap rekonstruksi yang berkelanjutan. Rahmad menegaskan, pengalaman Palu dalam menangani bencana kompleks—gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi—menjadikan kota ini sebagai referensi praktis bagi negara-negara dengan kerentanan geologis serupa di Asia Tenggara.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antarnegara dalam menciptakan kawasan yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana alam di masa mendatang.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 25 February, 2026
Ketu KONI Sulteng Fathur Rahman Razak bersama Wagub Sulteng Reny A Lamdjido pada kejuarana Berani Drag Race dan Drag di Palu beberapa waktu lalu. (©Panitia Drag Bike)
Olahraga

Upaya menekan aksi balap liar di Sulawesi Tengah (Sulteng) kini beralih ke lintasan resmi. Melalui inisiasi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng, Muhammad Fatur Razaq, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BERANI Drag Bike & Drag Race siap hadir sebagai wadah profesional bagi talenta muda lokal untuk beradu bakat dengan pembalap nasional.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi menyampaikan amanat pada upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional di Mapolda Sulteng, Jumat (17/4/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Kepala Polda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi menginstruksikan jajarannya mempersiapkan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, terutama mengantisipasi potensi aksi terkait rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di salah satu perusahaan pertambangan.

Kaplolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi pada pembukaan Rakernis Bidpropam Polda Sulteng di Aula Rupatama Polda Sulteng, Kamis (16/04/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Kapolda Sutleng Irjen Pol Endi Sutendi menyoroti meningkatnya pengawasan masyarakat terhadap kinerja Polri di era keterbukaan informasi. Menurutnya, setiap sikap dan tindakan anggota kini tidak hanya diukur dari kepatuhan hukum, tetapi juga dari dimensi etika, moral, integritas, dan rasa keadilan.