beritapalu.id
Friday, 23 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Lingkungan

ASEAN Solar Summit 2023 Percepatan Pengembangan Energi Surya

Published: 27 July, 2023
Share
panel surya
Ilustrasi pemasangan panel surya di Desa Rogo, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (29/10/2018) lalu. (bzmIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE
panel surya
Ilustrasi pemasangan panel surya di Desa Rogo, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (29/10/2018) lalu. (bzmIMAGES/Basri Marzuki)

JAKARTA, beritapalu | Sebagai ketua Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) 2023, Indonesia mengambil langkah signifikan menuju masa depan yang berkelanjutan dan lebih hijau dengan suksesnya penyelenggaraan acara ASEAN Solar Summit 2023.

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, bekerja sama dengan Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) dan Institute for Essential Services Reform (IESR), menjadi ajang diskusi pemimpin, pakar, dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia untuk mempromosikan energi surya sebagai pendorong utama dalam transisi energi di kawasan.

ASEAN Solar Summit 2023 yang digelar di Jakarta itu bertujuan untuk meningkatkan dan mempercepat transisi energi di negara-negara anggota ASEAN dengan energi surya, memupuk kemitraan aktif yang berfokus pada energi surya di kawasan dan secara global, mendorong investasi energi bersih, dan memamerkan cerita sukses pengembangan energi surya untuk pertukaran pengetahuan.

Pertemuan monumental ini dihadiri oleh perwakilan negara ASEAN dan negara mitra, pemerintah, pelaku bisnis, lembaga pembiayaan, dan organisasi non pemerintah, yang membahas aspek-aspek penting dari penyebaran energi surya, termasuk kerangka kerja kebijakan, inovasi teknologi, dan strategi investasi berkelanjutan.

Menteri Perindustrian diwakili Taufiek Bawazier, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian menyatakan, Kementerian Perindustrian mendorong industri energi surya dalam negeri.

“Namun, pasar domestik saat ini dengan skala ekonomi belum sepenuhnya terpenuhi. Koordinasi dan kolaborasi dalam perencanaan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sangat diperlukan, melibatkan usaha kecil dan menengah (UKM), kementerian terkait, pemerintah daerah, dan swasta. Dengan demikian, pengembangan produk panel surya dapat sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan untuk konstruksi panel surya,” kata Bawazir.

BACA JUGA:  Cagub Sulteng Didesak Berkomitmen pada Masalah Lingkungan

Bawazir menambahkan, saat ini industri panel surya domestik tengah mengalami perkembangan. Sampai saat ini kapasitas produksi industri mencapai ekuivalen 1,600 MW.

“Meski demikian, spesifikasi modul surya produksi dalam negeri harus terus ditingkatkan untuk memenuhi permintaan rencana pengembangan panel surya saat ini, terutama untuk modul dengan kapasitas puncak di atas 550 watt. Selain itu, perlu dijajaki kebutuhan di sisi hulu untuk memenuhi kebutuhan nasional,” lanjut Bawazir.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Republik Indonesia, Dr. Dadan Kusdiana menyoroti bahwa ASEAN memiliki keunggulan dalam hal rantai pasokan tenaga surya, termasuk kelimpahan mineral dan bahan utama komponen energi surya. Penting untuk membawa wawasan dari acara ini ke pertemuan Menteri energi ASEAN bulan depan untuk menyuarakan seruan sebagai tindakan upaya konsolidasi dalam meningkatkan implementasi energi surya di kawasan, dan mengembangkan rantai pasokan industri surya.

“Hal ini perlu dilakukan melalui kerja sama dan kolaborasi yang kuat antar negara ASEAN untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan secara masif, khususnya energi surya,” Kusdiana menambahkan.

BACA JUGA:  “Dengar Alam Bernyanyi” Jadi Official Theme Song Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), menyatakan bahwa terdapat beberapa peluang ekonomi baru dalam memenuhi target Perjanjian Paris untuk membatasi kenaikan suhu global 1,5 derajat dan memerangi krisis iklim.

“Hal tersebut bisa dicapai, jika kita secara kolektif bertindak dengan berani dan ambisius untuk melakukan transisi energi dalam sistem energi kita dari bahan bakar fosil ke energi bersih. Di sinilah energi surya memainkan peran penting. Asia Tenggara harus memastikan akses yang terjangkau ke teknologi tenaga surya dengan membangun manufaktur modul surya dan rantai pasokan yang mencakup polisilikon, ingot, dan komponen lainnya,” tegas Tuwima.

Fabby mendesak agar negara anggota ASEAN untuk mengejar kerjasama yang kuat dalam mengembangkan kemampuan manufaktur panel surya dan berinvestasi dalam rantai pasokan panel surya, dengan meningkatnya permintaan domestik yang berfungsi sebagai pasar jangkar.

“Kami meminta Kementerian Perindustrian dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam pertemuan tingkat menteri yang akan datang, untuk membahas kemungkinan pembentukan rantai pasokan dan manufaktur modul surya di ASEAN. Inisiatif ini akan memperkuat kepentingan ekonomi bersama dan mendorong kemakmuran di kawasan,” ujar Tumiwa.

Andhika Prastawa, Ketua Dewan Penasihat AESI, menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengembangan energi surya di tanah air, antara lain daya saing surya, penyimpanan energi, dan ketergantungan yang tinggi terhadap bahan bakar fosil karena kehandalan dan kesinambungannya dengan biaya yang relatif lebih rendah.

BACA JUGA:  Menuju TPA Kawatuna yang Lebih Ramah Lingkungan

“Terlepas dari tantangan ini, kita harus tetap optimis dan bekerja menuju terobosan dalam energi terbarukan, khususnya energi surya. Ini tidak hanya memberi kita energi bersih tetapi juga mempromosikan keberlanjutan. Besarnya potensi pasar dalam negeri juga menarik bagi pengembangan industri manufaktur modul surya dan komponennya. Namun, upaya, penelitian, dan inovasi yang signifikan sangat penting untuk mendukung industri dan menemukan pendekatan baru untuk memanfaatkan efisiensi energi surya,” kata Prastawa.

Komitmen ASEAN terhadap pembangunan berkelanjutan melampaui batas negara, dan kawasan ini secara aktif berkolaborasi dalam prakarsa terkait energi. ASEAN Solar Summit 2023, yang diselenggarakan oleh Indonesia pada kepemimpinannya untuk tahun 2023, berfungsi sebagai platform untuk membina kerja sama regional, pertukaran pengetahuan, dan kemitraan di sektor energi surya.

Melalui upaya kolaboratif, negara-negara anggota ASEAN dapat berbagi praktik terbaik, mengumpulkan sumber daya, dan secara kolektif mengatasi tantangan bersama dalam mengimplementasikan proyek energi surya dan untuk menarik kolaborasi serta investasi dari mitra globalnya. Sinergi tersebut akan memperkuat dampak pengembangan energi surya dan mempercepat transisi kawasan menuju lanskap energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. (afd/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:asean summitenergilingkunganpanel suryasurya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Pemerintah Diminta Lakukan Penegakan Hukum Cegah Konflik Tenurial Tanamalia
Next Article energi terbarukan, plta Begini Strategi Mencapai 23 Persen Bauran Energi Terbarukan pada 2025

Berita Terbaru

Sejumlah warga Filipina yang diselamatkan oleh nelayan di Buol, Kamis (22/1/2026). (©Huams Porles Buol)
Buol

Nelayan Buol Selamatkan 15 WNA Filipina yang Hanyut 13 Hari di Laut

23 January, 2026
Petani dari Serikat Petani Pasundan (SPP) melakukan aksi solidaritas atas perjuangan Masyarakat Adat Tano Batak dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Senin (16/7/2025). (©KPA)
Komunitas

KPA Apresiasi Pencabutan Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatera

23 January, 2026
Ilustrasi
Hukum-Kriminal

Polsek Palu Barat Tangkap Dua Terduga Pelaku Pembobol Rumah

23 January, 2026
Foto bersama usai pembuaan workshop Sitem Kesehatan dan perubahan iklim di Palu, Jumat (23/1/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Lingkungan

Workshop Ketahanan Sistem Kesehatan: Perubahan Iklim Ancam Kesehatan

23 January, 2026
Foto bersama Bupati Donggala dengan pimpinan OMS usai audiensi di Donggala, Kamis (22/1/2026). (©Sikola Mombine)
Donggala

Bupati Donggala Sambut Baik Inisiatif Pembentukan Forum Multi Pihak

23 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Warga memancing di dekat tumpukan sampah di pesisir Teluk Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (20/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Foto

Jorok, Muara Sungai Palu Ditumpuki Sampah

beritapalu
Ilustrasi tanaman mangrove. (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Lingkungan

Tambang Pasir di Touna Diduga Rusak Ekosistem Mangrove

beritapalu
Foto udara pemukiman penduduk yang terendam banjir di Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Selasa (26/12/2023). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Aceh Utara sebanyak 1.504 jiwa atau 5.583 kepala keluarga mengungsi dan 11.852 jiwa atau 40.435 kepala keluarga terdampak banjir tersebut. ANTARA FOTO/Mirza Baihaqie/Lmo/foc.
Komunitas

KIARA: Banjir Bukan Sekadar Hidrometeorologi, Tapi Ekologis Akibat Buruk Tata Kelola

beritapalu
Penanaman mangrove di Pantai Mamboro. (©MAL)
Lingkungan

Sutan Raja Hotel Tanam 500 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Mamboro

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?