Palu

Kanwil Ditjenpas Sulteng Bentuk Satuan Pengawas Internal, 12 Pegawai Naik Pangkat

×

Kanwil Ditjenpas Sulteng Bentuk Satuan Pengawas Internal, 12 Pegawai Naik Pangkat

Share this article
Kakaknwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan menyematkan tanda Satops Patnal kepada pegawai di Palu, Senin (4/5/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Kakaknwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan menyematkan tanda Satops Patnal kepada pegawai di Palu, Senin (4/5/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)

PALU, beritapalu.ID | Kanwil Ditjenpas Sulteng mengukuhkan Satuan Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) dan menyematkan kenaikan pangkat kepada 12 pegawai, Senin (4/5/2026). Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan memimpin langsung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan internal dan kualitas SDM organisasi.

Lima petugas yang berasal dari Kanwil Ditjenpas Sulteng, Lapas Kelas IIA Palu, dan LPKA Kelas II Palu resmi bergabung dalam Satops Patnal. Satuan ini bertugas memastikan kepatuhan, mendeteksi potensi pelanggaran lebih awal, serta melakukan mitigasi dan evaluasi di lapangan.

“Satops Patnal harus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah institusi. Deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci agar setiap potensi pelanggaran bisa dicegah.”

— Bagus Kurniawan, Kakanwil Ditjenpas Sulteng

Bersamaan dengan pengukuhan, Bagus menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada 12 pegawai — satu orang naik ke golongan Penata (III/c) dan 11 lainnya ke golongan Pengatur (II/c). Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan pencapaian akhir, melainkan titik awal untuk bekerja dengan standar integritas yang lebih tinggi.

“Kenaikan pangkat harus dibarengi peningkatan integritas dan tanggung jawab. Ini bukan akhir, tetapi titik awal untuk bekerja lebih baik.”

— Bagus Kurniawan, Kakanwil Ditjenpas Sulteng

Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Stady Steven Umboh, yang turut dikukuhkan dalam Satops Patnal, menyatakan kesiapannya menjalankan fungsi pengawasan. Sementara Roni Andika, salah satu penerima kenaikan pangkat, menyebut momentum ini sebagai dorongan untuk berkontribusi lebih nyata bagi organisasi.

 

Editor: beritapalu
Penulis: basri marzuki
Tanggal: 4 May, 2026

Leave a Reply

Wawali KOta Imelda LIliana Muhidin (kanan) memimpin rapat sinkronisasi data balita antar OPD Kota Palu, Senin (4/5/2026). (©Prokopim Setda Kota Paliu/Jufri)
Kesehatan

Pemerintah Kota Palu mengakui data balita yang dimiliki antarinstansi belum sepenuhnya akurat — sebuah masalah yang bisa membuat program intervensi stunting meleset dari sasaran. Untuk mengatasinya, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin memimpin rapat sinkronisasi data balita lintas OPD di Bappeda Kota Palu, Senin (4/5/2026).