FotoPaluRamadhan

Keberangkatan Pemudik Antarprovinsi di Palu

×

Keberangkatan Pemudik Antarprovinsi di Palu

Share this article
Sejumlah pemudik menunggu jadwal pemberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) rute Palu-Makassar di Terminal Angkutan Darat Tipo, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/4/2024). Keberangkatan bus angkutan mudik dari Palu menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan itu adalah yang terakhir karena mempertimbangkan waktu tempuh yang bisa mencapai 24 jam dalam keadaan normal. bmzIMAGES/Basri Marzuki
Sejumlah pemudik menunggu jadwal pemberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) rute Palu-Makassar di Terminal Angkutan Darat Tipo, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/4/2024). Keberangkatan bus angkutan mudik dari Palu menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan itu adalah yang terakhir karena mempertimbangkan waktu tempuh yang bisa mencapai 24 jam dalam keadaan normal. bmzIMAGES/Basri Marzuki
Sejumlah pemudik menunggu jadwal pemberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) rute Palu-Makassar di Terminal Angkutan Darat Tipo, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/4/2024).
Sejumlah pemudik menunggu jadwal pemberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) rute Palu-Makassar di Terminal Angkutan Darat Tipo, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/4/2024).

Sejumlah pemudik menunggu waktu pemberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) rute Palu-Makassar di Terminal Angkutan Darat Tipo, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/4/2024). Keberangkatan bus angkutan mudik dari Palu menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan itu adalah puncak arus mudik melalui darat dan yang terakhir karena mempertimbangkan waktu tempuh yang bisa mencapai 24 jam dalam keadaan normal. bmzIMAGES/Basri Marzuki

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 7 April, 2024
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.