InspirasiKomunitasLingkunganPalu

KICI Rayakan Satu Dekade dengan Tanam 150 Pohon di Tahura

×

KICI Rayakan Satu Dekade dengan Tanam 150 Pohon di Tahura

Share this article
Komunitas yang tergabung dalam KICI Sulteng berfoto usai tanam pohon di kawasan Tahura, Sabtu (16/5/2026). (© ROA Sutleng)
Komunitas yang tergabung dalam KICI Sulteng berfoto usai tanam pohon di kawasan Tahura, Sabtu (16/5/2026). (© ROA Sutleng)

35 anggota KICI DPW Sulawesi Tengah peringati 10 tahun organisasi dengan penanaman 150 pohon di Tahura Sulteng. Aksi ini bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan dan investasi jangka panjang untuk hadapi perubahan iklim dan pemanasan global.

PALU, beritapalu.id | Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) Sulteng melaksanakan aksi penanaman pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sulteng sebagai bentuk peringatan satu dekade (10 tahun) perjalanan organisasi sekaligus kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.

Sebanyak 35 anggota KICI Sulteng turun langsung ke lapangan untuk menanam pohon di kawasan Tahura. Aksi ini dipilih karena memiliki manfaat jangka panjang dan menjadi simbol kepedulian organisasi terhadap masa depan lingkungan yang lebih baik.

Ketua KICI DPW Sulteng, Liliyani Maloto mengatakan, penanaman pohon dipilih karena memiliki manfaat jangka panjang bagi keberlangsungan kehidupan. “Dalam menyambut 10 tahun KICI, kami melaksanakan penanaman 150 pohon di kawasan Tahura. Kami memilih kegiatan ini karena pohon merupakan aset bagi masa depan kita. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin banyak oksigen yang dapat kita hirup,” ujarnya. Pilihan untuk menanam pohon mencerminkan komitmen KICI dalam merespons tantangan lingkungan global yang semakin mendesak dan mempengaruhi masyarakat lokal.

Liliyani menyoroti tantangan perubahan iklim yang kini dihadapi masyarakat, termasuk dampak pemanasan global dan fenomena El Niño. Situasi ini bukan hanya masalah global tetapi juga dirasakan secara langsung di Palu dengan peningkatan suhu yang signifikan.

“Ibu-ibu tentu mengetahui bahwa saat ini kita menghadapi pemanasan global dan El Niño. Kota Palu bahkan pernah mencapai suhu hingga 36 derajat Celsius. Karena itu, mari menanam pohon agar apa yang kita tanam hari ini dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan dan menjadi manfaat bagi anak cucu kita di masa mendatang,” tambah Liliyani. Suhu ekstrem yang pernah dicapai Palu menunjukkan urgency dari aksi mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan tutupan vegetasi.

“Pohon merupakan aset bagi masa depan kita. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin banyak oksigen yang dapat kita hirup.”

“Mari menanam pohon agar apa yang kita tanam hari ini dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan dan menjadi manfaat bagi anak cucu kita di masa mendatang.”

— Liliyani Maloto, Ketua KICI DPW Sulawesi Tengah

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Perkumpulan ROA, Rizal, menyampaikan apresiasi kepada KICI Sulteng atas perhatian yang diberikan terhadap isu lingkungan. “Kami mengapresiasi KICI yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui aksi penanaman pohon ini. Keterlibatan masyarakat, khususnya ibu-ibu, menjadi langkah penting dalam mendukung pelestarian lingkungan,” katanya.

Rizal menjelaskan bahwa UPTD Tahura Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Perkumpulan ROA melalui proyek kemitraan Pengelolaan Lanskap Darat dan Laut Terpadu di Indonesia (SOLUSI), sebuah inisiatif hasil kerja sama antara BMUKN-IKI, GIZ Indonesia & ASEAN, Yayasan KEHATI, CIFOR-ICRAF, dan SNV. Proyek ini merupakan bagian dari upaya regional untuk memperkuat pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Editor: beritapalu
Penulis: basri marzuki
Tanggal: 17 May, 2026

Leave a Reply

Sejumlah pemuda Oncone Raya menanam mangrove di pantai, Minggu (17/5/2026). (© ROA Sulteng)
Inspirasi

Dua puluh pemuda yang tergabung dalam Pemuda Peduli Mangrove Desa Oncone Raya (P2MO) kembali melaksanakan penanaman 2.600 mangrove di kawasan pesisir pantai Desa Oncone Raya, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (17/5/2026).