beritapalu.id
Tuesday, 24 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BisnisFeatureFotoSeni BudayaSigi

Pagi di Pasar Tradisional Dolo, Lebaran Belum Benar-benar Usai

Published: 24 March, 2026
Share
Pedagang menyiapkan dagangannya di Pasar Tradisional Dolo, Sigi, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Pedagang menyiapkan dagangannya di Pasar Tradisional Dolo, Sigi, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

SIGI, beritapalu.ID | Matahari belum sepenuhnya naik ketika lapak-lapak di Pasar Tradisional Dolo sudah ramai. Para pedagang menggelar dagangan mereka di atas terpal aneka warna, menata sayuran segar, rempah-rempah, dan buah-buahan dengan cara yang sudah dilakukan bertahun-tahun lamanya — sederhana, tanpa banyak dekorasi, tapi semuanya tampak dan tercium segar.

Selasa (24/3/2026) pagi itu, suasananya sedikit berbeda dari pekan-pekan sebelumnya. Lebaran Idul Fitri 1447 H baru saja berlalu sehari, dan orang-orang datang ke pasar bukan hanya untuk belanja.

Pasar Dolo adalah pasar mingguan yang hanya buka dua kali sepekan — setiap Selasa dan Jumat. Lokasinya berada di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, sekitar 20 kilometer selatan Kota Palu. Setiap hari pasaran, ratusan pedagang dari berbagai penjuru berdatangan — dari desa-desa di lereng pegunungan Kulawi, dari kampung-kampung di bantaran Sungai Lariang, hingga dari Kota Palu yang sengaja menyempatkan diri datang pagi-pagi.

Yang membuat pasar ini tetap hidup di tengah menjamurnya minimarket dan pasar modern adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli di tempat lain: nuansa dan suasananya. Lapak sayur-mayur dan bumbu-bumbuan masih sangat tradisional — ibu-ibu pedagang duduk di atas tikar atau jongkok di balik deretan dagangan mereka, menimbang cabai dengan tangan, menakar bawang dengan takaran kaleng bekas. Aroma tanah basah bercampur wangi daun pandan dan kunyit segar menjadi parfum alami pasar ini setiap pagi.

BACA JUGA:  Pameran "Sisa" ala Kukuh Ramadhan: Ekspresi Kegelisahan terhadap Lingkungan yang Terluka

Sigi memang dikenal luas dengan ikan air tawarnya, dan di sinilah daya tarik lain pasar ini tersimpan. Ikan mas dan ikan nila, mujair — menjadi incaran pembeli yang datang dari jauh. Tidak jarang warga Kota Palu sengaja meluncur ke Dolo hanya demi mendapatkan ikan air tawar segar yang rasanya berbeda dari yang dijual di pasar kota. Bagi mereka yang tahu, Pasar Dolo adalah alamat yang tepat.

Namun Selasa pagi itu terasa lebih dari sekadar hari pasar biasa. Di sela-sela transaksi jual beli, terdengar obrolan yang nadanya berbeda — lebih hangat, lebih panjang dari biasanya. Dua perempuan paruh baya berpelukan di antara lapak bawang dan cabai. Seorang lelaki tua memanggil nama temannya dari seberang lorong dan keduanya tertawa. Di pasar itulah banyak orang akhirnya bertemu — mereka yang tidak sempat saling berkunjung di hari raya, yang rumahnya berjauhan, yang kesibukannya berbeda-beda. Pasar menjadi titik temu yang tidak direncanakan tapi selalu terjadi.

BACA JUGA:  Melintas Perdana di Jembatan Palu IV

Momen Lebaran memang memberi lapisan makna tambahan pada pasar tradisional. Di tempat seperti ini, silaturahmi tidak selalu perlu direncanakan dengan undangan dan jamuan formal. Kadang cukup dengan saling menyapa di lorong sempit antara lapak sayur dan lapak pisang, bertukar kabar singkat, lalu melanjutkan belanja masing-masing. Tapi dari pertemuan singkat itu, ada sesuatu yang tersambung kembali — kekerabatan, persaudaraan, rasa saling kenal yang di kota besar sudah semakin langka.

Selain pangan segar, Pasar Dolo juga menyimpan kejutan bagi yang pertama kali datang. Di sisi lain pasar, lapak-lapak pakaian menjajakan berbagai pilihan — mulai dari batik, baju koko, hingga pakaian anak dengan merek yang tidak kalah dari yang dijual di mal kota. Ini pasar tradisional, tapi bukan berarti barang yang dijual seadanya. Pembeli yang jeli bisa menemukan kualitas premium dengan harga yang jauh lebih masuk akal.

BACA JUGA:  Shalat Idul Adha Warga Muhammadiyah di Palu

Pasar Tradisional Dolo adalah salah satu dari sedikit pasar yang selamat dari gempa dan likuefaksi 2018 yang menghancurkan sebagian besar wilayah Sigi. Kecamatan Dolo sendiri terdampak, namun tidak separah Petobo atau Balaroa. Pasar ini kemudian menjadi salah satu titik pemulihan ekonomi warga — tempat berputarnya uang dari tangan petani ke pedagang, dari pembeli ke penjual, dari desa ke kota dan sebaliknya. Dalam skala kecil, pasar ini adalah nadi perekonomian lokal yang terus berdetak dua kali seminggu, tanpa banyak perhatian dari luar, tapi tidak pernah benar-benar berhenti.

Pagi itu, ketika matahari mulai terik dan pengunjung mulai berdatangan lebih ramai, suasana Pasar Dolo terasa seperti gabungan dari dua momen sekaligus — hari pasar dan hari lebaran yang belum benar-benar usai. Dan mungkin memang begitulah seharusnya. Lebaran bukan hanya soal shalat Id dan ketupat — ia juga tentang pertemuan-pertemuan kecil yang terjadi di tempat-tempat sederhana seperti ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by beritapalu.ID (@beritapalu_id)

Reporter: Basri Marzuki

Editor: beritapalu

TAGGED:buahidul fitriikan air tawarlapak sayurlebaranpasar dolopasar tradisionalrempah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Penumpang turun dari KM Dorolonda di Pantoloan, Senin (23/3/2026). (©Humas Polda Sulteng) Arus Balik Lebaran, KM Dorolonda Turunkan 512 Penumpang di Pantoloan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Berita Terbaru

Pedagang menyiapkan dagangannya di Pasar Tradisional Dolo, Sigi, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Pagi di Pasar Tradisional Dolo, Lebaran Belum Benar-benar Usai

24 March, 2026
Penumpang turun dari KM Dorolonda di Pantoloan, Senin (23/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Arus Balik Lebaran, KM Dorolonda Turunkan 512 Penumpang di Pantoloan

23 March, 2026
Vlad Alexandru Tataru (kedua kiri), WAN Jerman dideportasi oleh Imigrasi Palu, Senin 23/3/2026). (©DItjen Imigrasi Palu)
Hukum-Kriminal

Kumpulkan Flora TNLL Tanpa Izin, WNA Jerman Dideportasi dari Palu

23 March, 2026
Sejumlah warga berisap menaiki bus TransPalu di Palu, Senin (23/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Tamasya Keliling Kota dengan Bus TransPalu, Gratis

23 March, 2026
Wali Kota Hadianto mengamati trotoar di Jalan Suiprapto Palu, Senin (23/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imron)
Palu

Usai Lebaran, Wali Kota Palu Susuri Jalan Protokol Pantau Kondisi Kota

23 March, 2026

Berita Populer

Operasi pencarian nelayan hilang di perairan Desa Lanona yang dihentikan karena tak membuahkan hasil. (©Basarnas Palu)
Morowali

7 Hari Dicari Tak Ditemukan, Operasi SAR Nelayan Hilang di Morowali Ditutup

21 March, 2026
Sejumlah warga berisap menaiki bus TransPalu di Palu, Senin (23/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Tamasya Keliling Kota dengan Bus TransPalu, Gratis

23 March, 2026
Pedagang menyiapkan dagangannya di Pasar Tradisional Dolo, Sigi, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Pagi di Pasar Tradisional Dolo, Lebaran Belum Benar-benar Usai

24 March, 2026
Warga keturunan Arab menari pad atradisi Iwwadh di palu, Minggu (22/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Iwwadh, Ketika Komunitas Arab Palu Merayakan Lebaran dengan Cara Mereka

22 March, 2026
Petugas berjaga di Pantai Kampung Nelayan, Minggu (22/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Satgas Ketupat Tinombala Perketat Pengamanan di Obyek Wisata

22 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Kapolda SUlteng Irjen Pol Endi Sutendi (tengah) bersama akapolda Sulteng Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf pada shalat Id bersama diMapolda Sulteng, Sabtu (21/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Kapolda Sulteng dan Ribuan Jamaah Gelar Shalat Id di Mako Polda

beritapalu
Foto udara umat Islam memadati masjid Baitul Khairaat pada shalat Idul Fitri 1447 H di Palu, Sabtu (21/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Menyatakan Kemenangan di Masjid Raya Baitul Khairaat

beritapalu
Kakanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan (kiri) berdialog dengan sejumlah warga binaan pada kunjungan di UPOT Pemasyarakatan, Kamis (19/3/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Donggala

Kakanwil Ditjenpas Sulteng Tinjau Kesiapan Layanan Kunjungan di UPT Pemasyarakatan

beritapalu
Personel Gegana Unti Jibom Brimob Polda SUlteng memeriksa kolong genset di halaman Masjid Raya Baitul Khairaat Palu, Jumat (20/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Menyisir Sudut Masjid Baitul Khairaat Demi Idul Fitri yang Aman dan Khidmat

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?