Fadril (17) dan Nisa (16) terpisah dari tiga teman serombongan saat turun dari puncak. Setelah pencarian keluarga nihil, tim SAR gabungan Pos SAR Luwuk diturunkan dini hari dan berhasil menemukan keduanya dalam kondisi selamat pada Minggu pagi.
BANGGAI, beritapalu.ID | Dua pendaki remaja, Fadril (17) dan Nisa (16), ditemukan dalam kondisi selamat setelah semalam tersesat di Gunung Country, Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Minggu (10/5/2026).
Tim SAR gabungan hanya membutuhkan waktu 80 menit pencarian untuk menemukan keduanya — jauh lebih cepat dari perkiraan mengingat medan pegunungan yang ditempuh.
Kejadian bermula Sabtu (9/5/2026) ketika lima orang pendaki berangkat bersama pukul 10.00 WITA. Rombongan mulai turun pukul 15.00 WITA, namun pukul 18.00 WITA hanya tiga orang — Ragat, Arya, dan Aini — yang tiba di area parkiran. Fadril dan Nisa tidak kunjung muncul, diduga terpisah dari rombongan dalam perjalanan turun. Upaya pencarian oleh keluarga dan teman-teman korban tidak membuahkan hasil, hingga keluarga melaporkan kejadian ke Pos SAR Luwuk pada pukul 01.05 WITA.
Tim rescue Pos SAR Luwuk bersama unsur potensi bergerak cepat dan tiba di Desa Salodik pukul 02.45 WITA untuk berkoordinasi dengan keluarga dan pemerintah setempat. Setelah asesmen lokasi dan briefing tim pukul 07.00 WITA, pencarian resmi dimulai pukul 07.30 WITA dengan membagi dua tim (SRU) yang menyisir dua sektor berbeda menggunakan metode ESAR.
Pukul 08.50 WITA — hanya 80 menit sejak pencarian dimulai — tim SAR gabungan berhasil menemukan Fadril dan Nisa dalam kondisi selamat pada koordinat sekitar 2 km barat dari lokasi awal kejadian. Keduanya langsung dievakuasi menuju Desa Salodik dan diserahkan kepada pihak keluarga pukul 09.40 WITA. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup resmi pada pukul 10.05 WITA.
Operasi melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Keberhasilan menemukan dua pendaki yang semalam tersesat dalam waktu singkat mencerminkan efektivitas koordinasi dan kecepatan respons tim gabungan di lapangan.











