PALU, beritapalu.ID | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Irjen Pol Endi Sutendi, mengungkap sejumlah tantangan yang dihadapi Polda Sulteng, mulai dari kekurangan personel hingga belum meratanya keberadaan Polsek di wilayah hukumnya.
Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI yang dipimpin Ketua Tim, Sarifuddin Sudding, di Mako Polda Sulteng, Kamis (5/3/2026).
Dalam paparannya, Kapolda menjelaskan bahwa Polda Sulteng saat ini membawahi 12 Polres/ta yang melayani 13 kabupaten/kota. Namun dari 178 kecamatan yang ada, baru terdapat 89 Polsek dan 32 Subsektor, sehingga sekitar 60 kecamatan masih belum memiliki Polsek. Di sisi lain, jumlah personel Polda Sulteng juga masih jauh dari target Daftar Susunan Personel (DSP) yang mencapai 17.718 personel.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah beserta jajaran, Kepala BNNP Sulawesi Tengah, Wakapolda Sulteng, para Pejabat Utama Polda Sulteng, serta para Kapolres jajaran di wilayah hukum Polda Sulteng.
Kapolda juga memaparkan lima sasaran strategis Polda Sulteng pada Tahun Anggaran 2026, yakni pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang responsif dan prediktif, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pengembangan SDM yang unggul dan berintegritas, modernisasi sarana prasarana, serta penguatan tata kelola berbasis teknologi informasi yang transparan dan akuntabel. Adapun target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ditetapkan sebesar Rp58,1 miliar dari berbagai layanan kepolisian.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda menyampaikan sejumlah perkara menonjol yang berhasil diungkap pada periode 2024 hingga 2026, termasuk pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti 60 kilogram sabu. Di bidang reformasi kelembagaan, Polda Sulteng terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui sistem manajemen berbasis merit, assessment center, serta pelatihan terkait KUHP dan KUHAP terbaru. Pendekatan keadilan restoratif juga telah diterapkan pada sejumlah perkara, disertai penguatan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sulteng melalui forum Criminal Justice System (CJS).
Kapolda mengakhiri paparannya dengan menegaskan komitmen Polda Sulteng untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah tetap kondusif.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya