Kapolda Sulteng Brigjen Pol Nasri secara resmi melepas 2.560 peserta Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026 di Mako Polda Sulteng, Sabtu pagi (13/6/2026). Event ini bagian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “Polri Untuk Masyarakat”, mencakup lima rangkaian: offroad, trail, vespa touring, RC, dan drag bike—disertai aksi sosial dan target melahirkan atlet bersaing tingkat internasional.
PALU, beritapalu.id | Kapolda Sulteng Brigjen Pol Nasri melepas 2.560 peserta Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026 di halaman Mako Polda Sulteng, Sabtu (13/6/ 2026). Event ini menjadi bagian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 (1 Juli 2026) dengan tema “Polri Untuk Masyarakat”—mengintegrasikan kompetisi otomotif dengan aksi sosial nyata.
Peserta berasal dari berbagai daerah: Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, hingga Kalimantan. Skala partisipasi lintas pulau ini menunjukkan daya tarik event sebagai platform komunitas otomotif nasional.
Event dibagi lima kategori utama. Pertama, Offroad Jelajah Lembah Palu Seri V—menguji ketangkasan dalam terrain off-road di sekitar Lembah Palu. Kedua, Bhayangkara Trail Adventure Seri IX—petualangan trail dengan rute menantang. Ketiga, Vespa Touring Nambaso Seri II—touring rute Vespa klasik. Ketiga kategori ini berlangsung 13-14 Juni.
Keempat, Bhayangkara RC (Remote Control) Seri I—kompetisi balap mobil RC skala mini. Kelima, Drag Bike and Race Bhayangkara—balapan motor dan drag racing di lintasan khusus. Dua kategori ini diselenggarakan 20-21 Juni (RC) dan 27-28 Juni (drag bike/race).
Event tidak sekadar kompetisi. Peserta juga menjalankan bakti sosial, bakti lingkungan, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat lokal. Integrasi ini mencerminkan tujuan event: “Polri Untuk Masyarakat”—tidak hanya hiburan, tetapi kontribusi nyata.
Hadiah yang ditawarkan menarik: kendaraan roda empat, sepeda motor, Vespa klasik, mobil RC, uang pembinaan, dan berbagai doorprize.
Kapolda Nasri menyatakan target ambisius dalam sambutannya. “Saya berharap melalui event ini kita dapat mengangkat olahraga otomotif di Provinsi Sulawesi Tengah dan melahirkan bibit-bibit atlet yang mampu bersaing pada berbagai event di tingkat nasional, regional hingga internasional,” ujar Kapolda.
Target ini menunjukkan pergeseran cara pandang Polri terhadap event komunitas: bukan hanya acara kepemimpinan atau public relations, tetapi platform pengembangan bakat olahraga formal yang kompetitif dan berjangkauan luas.
Event ini juga dimaksudkan sebagai promosi destinasi wisata Sulawesi Tengah. Rute offroad dan trail—terutama Jelajah Lembah Palu—menampilkan keindahan alam dan infrastruktur lokal kepada peserta dari luar daerah. Dimensi ini dapat memperpanjang dampak ekonomi lokal melalui wisatawan yang tertarik.
Silaturahmi antar komunitas otomotif menjadi tujuan lain. Event skala besar dengan peserta lintas pulau menciptakan jaringan komunitas yang lebih solid, potensi kerjasama, dan kolaborasi antar klub otomotif.
Kapolda mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Pesan ini penting mengingat risiko intrinsik olahraga otomotif—off-road, trail, dan drag racing semua melibatkan kecepatan dan medan menantang.
Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026 adalah strategi modern Polri dalam engagement publik: menggabungkan olahraga kompetitif, aksi sosial, dan promosi wisata dalam satu platform. Model ini lebih efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat dan identifikasi diri dengan institusi dibanding pendekatan formal tradisional. ■











