PALU, beritapalu.id | Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Brigjen Pol Nasri memimpin apel pagi perdananya di lapangan apel Mapolda Sulteng, Kamis (21/5/2026). Momentum tersebut menjadi ajang tatap muka dan penyampaian arah kebijakan strategis dalam kepemimpinannya.
Kegiatan yang dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, serta ratusan personel gabungan Polda Sulteng ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan di institusi kepolisian tertinggi Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Brigjen Pol Nasri mengawali dengan memperkenalkan diri dan membagikan rekam jejak riwayat tugasnya sebelum mengemban amanah sebagai Kapolda Sulteng. Beliau berpesan kepada seluruh jajaran mengenai pentingnya rasa ikhlas dan bersyukur dalam setiap perjalanan hidup maupun karier.
“Setelah diberikan amanah menjadi Kapolda Sulteng, saya akan memanfaatkan betul amanah ini untuk memberikan yang terbaik bagi institusi dan masyarakat,” tegas Brigjen Pol Nasri.
Menyikapi perkembangan dinamika tantangan tugas saat ini, Kapolda menggarisbawahi bahwa Polri di era modern harus lebih mengedepankan fungsi preemtif (pencegahan) ketimbang fungsi represif (penegakan hukum/penindakan). Pergeseran fokus ini merupakan respons terhadap transformasi cara pandang kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan ketertiban yang semakin kompleks di era digital.
Dalam menghadapi berbagai tantangan tugas yang spesifik di wilayah Sulawesi Tengah, Kapolda menekankan perlunya personel yang memiliki tiga pilar utama: Profesional, Berintegritas, dan mampu bersikap netral demi menjaga kondusivitas dan tidak merugikan pihak manapun.
Ketiga pilar ini dinilai krusial untuk membangun kepercayaan publik dan menjaga kredibilitas institusi kepolisian di mata masyarakat.
Di bidang pelayanan publik, Brigjen Pol Nasri menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat menindaklanjuti hasil Analisis dan Evaluasi (Anev) yang dikeluarkan oleh Posko Presisi Mabes Polri.
Menurutnya, perbaikan kualitas pelayanan adalah respons mutlak atas harapan besar masyarakat terhadap Polri. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan publik dan efektivitas pelayanan kepolisian.
Secara khusus, Kapolda mengajak Wakapolda, Irwasda, serta para PJU untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang humanis namun tetap tegas dalam mengarahkan personel.
“Mari kita memimpin anggota dengan hati. Jangan biarkan anggota melakukan kegiatan tanpa adanya arahan dari Kasatker-nya (Kepala Satuan Kerja). Ini adalah masalah tanggung jawab, dan kita semua wajib menjaga Marwah Polda Sulawesi Tengah ini,” imbuh Kapolda.
Pesan tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara empati dan akuntabilitas dalam kepemimpinan, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga integritas institusi.
Menutup arahannya, Brigjen Pol Nasri mengajak seluruh personel untuk bahu-membahu bekerja dengan hati, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dengan instansi terkait.
“Langkah ini dinilai krusial guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan demi mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Tengah,” katanya.
Apel pagi perdana Brigjen Pol Nasri menandai bergabungnya seluruh jajaran Polda Sulteng dalam misi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas, dan membangun kepercayaan publik. Dengan fokus pada pencegahan, profesionalisme, dan kepemimpinan yang humanis, era baru Polda Sulteng diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.











