Palu

Polda Sulteng Umumkan 30 Peserta Lulus Seleksi Bintara Brimob Polri

×

Polda Sulteng Umumkan 30 Peserta Lulus Seleksi Bintara Brimob Polri

Share this article
Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Rupatama Lantai II Polda Sulteng, Selasa sore (23/12/2025). (©Humas Polda Sulteng)
Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Rupatama Lantai II Polda Sulteng, Selasa sore (23/12/2025). (©Humas Polda Sulteng)

PALU, beritapalu.ID | Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Asep Ahdiatna, memimpin Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Rupatama Lantai II Polda Sulteng, Selasa sore (23/12/2025).

Irwasda mewakili Kapolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi, dan didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Kombes Pol Anton Sudjarwo serta Kabidpropam Roy Satya Putra, panitia seleksi, peserta seleksi, orang tua maupun wali peserta, serta pengawas eksternal.

Kapolda melalui Irwasda Asep menyampaikan apresiasi kepada ketua tim beserta seluruh panitia daerah Polda Sulteng atas kinerja dan dedikasi dalam mengawal seluruh tahapan seleksi.

Kapolda menegaskan proses seleksi penerimaan anggota Polri telah dilaksanakan sesuai Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2016 tentang penerimaan calon anggota Polri.

“Tahapan tersebut bertujuan untuk menghasilkan calon anggota Polri yang profesional, berkualitas, berintegritas, serta berakhlak baik,” katanya.

Ia menyebutkan penerimaan Bintara Brimob Polri merupakan bagian dari upaya penyediaan sumber daya manusia Polri guna memenuhi sasaran kekuatan organisasi, dengan memilih warga negara terbaik yang nantinya mampu mengemban tugas kepolisian secara profesional.

“Kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih, Kapolda berpesan agar tidak berpuas diri dan segera mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk mengikuti pendidikan pembentukan. Peserta juga diingatkan agar tidak melakukan pelanggaran selama masa pendidikan, karena dapat berakibat dikeluarkan dari lembaga pendidikan,” ujarnya.

Kepada peserta yang belum terpilih, Kapolda mengimbau agar tidak berkecil hati dan tetap semangat, karena masih terdapat kesempatan pada penerimaan Polri tahun berikutnya.

“Kekurangan yang ada agar dievaluasi dan diperbaiki dengan memperbanyak belajar, berlatih, serta berdoa kepada Allah SWT,” terangnya.

Kapolda juga menegaskan seluruh hasil yang diumumkan dalam sidang akhir kelulusan merupakan hasil yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.

Proses penerimaan terpadu anggota Polri diawali pendaftaran online yang dibuka 10 hingga 18 November 2025, dengan jumlah pendaftar terverifikasi sebanyak 324 orang pria.

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, uji akademik, uji jasmani, hingga penelusuran mental kepribadian, sebanyak 32 peserta pria memenuhi syarat untuk mengikuti sidang akhir kelulusan.

Dari jumlah tersebut, 30 peserta pria dinyatakan lulus terpilih dan dua peserta pria dinyatakan tidak terpilih.

Peserta yang lulus terpilih direncanakan akan mengikuti pendidikan pembentukan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan, mulai 6 Januari 2026 dengan lama pendidikan selama lima bulan.

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 25 December, 2025
Peluncuran Palu Mapan dalam rapat evlauasi TPID di Palu, Selasa (12/5/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Ridwan)
Palu

Pemerintah Kota Palu meluncurkan program unggulan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026 bernama “Palu Mapan” (Mandiri, Adaptif, dan Stabilitas Pangan)

KaLapas Kelas IIA Palu, Makmur (kanan) memipin razia yang rutin digelar di Lapas tersebut. (©bmzIMAGES)
Hukum-Kriminal

Lapas Kelas II A Palu mengeluarkan klarifikasi resmi merespons pemberitaan di sejumlah media online yang menyebut adanya dugaan keterlibatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam pengiriman narkotika jenis sabu seberat 50,84 gram yang ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Sulteng.