PALU, beritapalu.id | Wali Kota Palu Hadianto Rasyid meresmikan Masjid Djen di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, sebagai wujud nyata kepedulian sosial purnawirawan Jenderal TNI AD Mulyono kepada masyarakat Kota Palu. Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri para tokoh agama, jajaran TNI dan Polri, masyarakat sekitar, serta berbagai unsur terkait lainnya pada Jumat pagi.
Masjid Djen dibangun berkat dukungan penuh dan keikhlasan Jenderal TNI (Purn) Mulyono yang mengalokasikan sumber daya pribadi untuk pembangunan rumah ibadah tersebut. Kontribusi ini menunjukkan komitmen tokoh militer pensiunan dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur keagamaan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada Jenderal TNI (Purn) Mulyono atas dedikasi dan kepeduliannya. Wali Kota menekankan bahwa pembangunan masjid merupakan salah satu bentuk kemuliaan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya, karena melalui rumah ibadah lahir banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.
“Ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kita kepada bapak purnawirawan Jenderal Mulyono yang hari ini kita lihat bersama-sama memberikan sebuah kehormatan bagi kita mendapatkan bantuan pembangunan masjid di Kota Palu,” ujar Wali Kota Hadianto.
Wali Kota menambahkan bahwa keberadaan Masjid Djen tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga akan menjadi pusat pembinaan umat, wadah pendidikan keagamaan, serta sarana memperkuat tali silaturahmi di tengah masyarakat. Fungsi ganda masjid ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi komunitas lokal.
“Membangun masjid adalah bentuk pengabdian kepada Allah. Kalau Allah menginginkan seseorang itu menjadi hamba yang dicintai-Nya, maka Allah akan memberikan kekuatan batinnya untuk menjadi seorang yang mau membangun masjid,” tambah Wali Kota Hadianto.
Pada kesempatan peresmian, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Masjid Djen dengan baik. Komitmen perawatan ini mencakup aspek kebersihan, pemeliharaan bangunan, serta lingkungan sekitar agar tetap nyaman dan kondusif untuk berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
“Pesan saya mari kita jaga masjid kita ini, baik dari segi kebersihan, bangunannya, maupun lingkungan sekitarnya,” kata Wali Kota dalam pesan penutup sambutannya.
Peresmian Masjid Djen diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat kebersamaan dan meningkatkan nilai-nilai religius di tengah masyarakat Palu. Masjid ini juga menjadi sarana konkret yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga sekitar dalam menjalankan kehidupan spiritual dan membangun solidaritas komunitas.
Hadirnya berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, TNI, Polri, hingga warga lokal, menunjukkan bahwa pembangunan rumah ibadah mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan dan lembaga. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan infrastruktur keagamaan yang berkualitas di Kota Palu.











