HeadlineHukum-KriminalPalu

BNNP Sulteng Operasi Bersama di Kampung Rawan Narkotika, 14 Positif Sabu

×

BNNP Sulteng Operasi Bersama di Kampung Rawan Narkotika, 14 Positif Sabu

Share this article
Operasi bersama BNN Sulteng di dfua kelurahan di Palu, Kamis (7/11/2025). (©BNN Sulteng)
Operasi bersama BNN Sulteng di dfua kelurahan di Palu, Kamis (7/11/2025). (©BNN Sulteng)

PALU, beritapalu.ID | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah bersama unsur TNI, Polri, dan Satpol PP melaksanakan Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Rawan Narkotika di dua lokasi di Kota Palu, yakni Kelurahan Lere (Kecamatan Palu Barat) dan Kelurahan Tawanjuka (Kecamatan Tatanga), Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan Kepala BNN RI pada rapat pimpinan melalui zoom meeting pada Selasa (4/11/2025). Operasi berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.30 WITA, dengan melibatkan total 143 personel gabungan yang terdiri atas 54 personel BNNP Sulawesi Tengah beserta jajaran, 22 personel Kodim 1306, 8 personel Pomdam, 31 personel Sat Brimob Polda Sulteng, dan 28 personel Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah.

Apel bersama dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sulawesi Tengah Ferdinand Maksi Pasule sebelum para tim bergerak ke lokasi sasaran. Operasi dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan humanis namun tegas, dalam rangka menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah rawan.

Dari hasil pelaksanaan operasi di dua lokasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 22 orang dan 9 paket sabu. Berdasarkan hasil tes urine, 14 orang dinyatakan positif mengandung narkotika jenis sabu, sementara 8 orang lainnya negatif.

Ke-14 orang yang positif kemudian menjalani asesmen lanjutan oleh Tim Rehabilitasi BNNP Sulawesi Tengah untuk menentukan langkah pemulihan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, 9 paket sabu yang disita telah dibawa ke Kantor BNNP Sulawesi Tengah untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Selain kegiatan penegakan hukum, petugas BNNP Sulawesi Tengah juga memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat di sekitar lokasi operasi. Edukasi tersebut mencakup bahaya penyalahgunaan narkotika, cara mengenali tanda-tanda peredaran gelap, serta pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah narkoba masuk ke lingkungan tempat tinggal.

Kepala BNNP Sulawesi Tengah Ferdinand Maksi Pasule menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang bersih dari narkoba (Bersinar), serta mendukung program nasional War On Drugs For Humanity.

“Operasi ini bukan hanya sekadar penindakan, tetapi juga langkah pemulihan sosial bagi warga yang terdampak penyalahgunaan narkoba. Melalui edukasi dan pendekatan persuasif, kami ingin masyarakat turut aktif menjaga lingkungannya agar tetap bersih dan sehat tanpa narkoba,” ujarnya.

BNNP Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pemberantasan, pencegahan, dan pemulihan terhadap penyalahgunaan narkotika di wilayah Sulawesi Tengah.

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 7 November, 2025
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemukan kondisi kebersihan yang masih sama dengan hasil identifikasi sebelumnya, di mana sampah masih berserakan di sejumlah kawasan saat melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor di Kecamatan Palu Selatan dan Palu Timur, Kamis (23/4/2026).