PaluSeni BudayaStyle

Bateman Road to Café: Saat Musik Indie akan Bertemu Secangkir Kopi di Hanhau

×

Bateman Road to Café: Saat Musik Indie akan Bertemu Secangkir Kopi di Hanhau

Share this article
Ilustrasi musik cafe (©AI)
Ilustrasi musik cafe (©AI)

Jumat (7/11/2025) malam nanti, aroma kopi akan berpadu dengan nada-nada indie di sudut Jalan KH Mas Mansyur. Bateman Production kembali menghadirkan ruang bagi musik lokal dan pelaku UMKM untuk bertemu dalam satu panggung hangat.

PALU, beritapalu.ID | Ada sesuatu yang istimewa ketika musik dimainkan di tengah kehangatan kafe. Bukan sekadar konser, bukan pula sekadar ngopi—tetapi pertemuan dua dunia yang saling menghidupkan: kreativitas dan kopi.

Itulah yang coba dihadirkan Bateman Production melalui “Bateman Road to Café”, sebuah acara musik yang akan digelar pada Jumat, 7 November 2025, di Café Hanhau, Jl. KH Mas Mansyur No. 27, Palu.

Dengan tema “Hear the Sound and Drink Your Coffee”, acara ini tak sekadar menjadi ajang hiburan semata. Lebih dari itu, ini adalah upaya menjalin sinergi antara pelaku UMKM dan musisi lokal—dua elemen penting yang terus berjuang menghidupkan geliat industri kreatif di Kota Palu.

Dua Band, Satu Panggung Intim

Di momentum itu, pengunjung akan disuguhi penampilan dua band indie lokal yang telah memiliki karya original: Ourglad dan Season Candy. Keduanya siap menyajikan performa terbaik di panggung intim Café Hanhau—sebuah ruang yang cukup dekat untuk merasakan setiap petikan gitar dan setiap lirik yang dilantunkan.

Di tengah riuhnya industri musik mainstream, band-band indie seperti mereka terus berjuang mencari ruang untuk berkarya. Dan acara seperti ini, menjadi jembatan penting bagi mereka untuk bertemu langsung dengan penikmat musik.

Gratis, Terbuka, dan Penuh Kehangatan

Yang menarik, acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Siapa pun bisa datang, menikmati musik, menyeruput kopi, dan merasakan kehangatan kebersamaan di malam Jumat yang santai.

“Melalui Bateman Road to Café, kami ingin menunjukkan bahwa musik dan UMKM bisa tumbuh bersama. Kami berharap acara ini menjadi wadah positif bagi komunitas kreatif Palu untuk terus berkembang dan saling bersinergi,” ujar penyelenggara.

Ini bukan pertama kalinya Bateman Production menggelar acara serupa. Namun setiap gelaran selalu membawa semangat yang sama: memberikan panggung bagi talenta lokal dan ruang bagi UMKM untuk berkembang.

Musik dan Kopi, Kolaborasi yang Sempurna

Di tengah gempuran budaya instan dan digital, acara seperti Bateman Road to Café menjadi pengingat bahwa masih ada ruang untuk hal-hal sederhana namun bermakna. Musik yang dimainkan langsung, kopi yang diseduh dengan hati, dan orang-orang yang berkumpul bukan karena algoritma media sosial—tetapi karena keinginan untuk hadir, mendengar, dan merasakan.

Jumat malam nanti, jika mencari cara untuk menutup pekan dengan hangat, Café Hanhau mungkin adalah tempat yang tepat. Bawa teman, bawa semangat, dan biarkan musik serta kopi berbicara.

Hear the Sound and Drink Your Coffee—karena terkadang, itulah yang kita butuhkan.

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 5 November, 2025
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.