BisnisOlahragaPaluSeni Budaya

Meriahkan BIK 2025, Kompetisi E-Sport di PGM

×

Meriahkan BIK 2025, Kompetisi E-Sport di PGM

Share this article
Sejumlah peserta ada kemampuan pad akoompetisi e-sport dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan oleh OJK Sulteng di PGM, Sabtu (25/10/2025). (©bmzIMAGES/basri marzuki)
Sejumlah peserta ada kemampuan pad akoompetisi e-sport dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan oleh OJK Sulteng di PGM, Sabtu (25/10/2025). (©bmzIMAGES/basri marzuki)

PALU, beritapalu.ID | Suasana kompetitif terasa di tengah gemerlap lampu dan riuh penonton ketika para peserta muda menatap serius layar ponsel mereka. Jemari mereka menari cepat, beradu strategi dalam kompetisi e-sport yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 oleh OJK Sulawesi Tengah di Palu. Turnamen ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi juga wadah ekspresi dan kolaborasi bagi generasi muda Palu yang akrab dengan dunia digital.

Puluhan peserta dari berbagai komunitas e-sport lokal bersaing memperebutkan hadiah, sekaligus menunjukkan bahwa dunia digital dan ekonomi kini semakin saling terkait. Dalam konteks literasi keuangan, kompetisi ini menjadi cara kreatif memperkenalkan konsep inklusi kepada generasi Z — kelompok yang akan menjadi penggerak ekonomi digital masa depan.

Namun, e-sport hanyalah salah satu bagian dari rangkaian panjang kegiatan BIK 2025 di Palu yang puncaknya digelar pada Jumat (25/10/2025) di Palu Grand Mall. Kegiatan lain juga berlangsung semarak, seperti Pembukaan 1.000 Rekening Investasi, Pembukaan 1.000 Rekening Simpanan Pelajar, Pembukaan Rekening bagi Disabilitas Produktif, Pameran Produk Industri Jasa Keuangan, Lomba Video Edukasi, Lomba Public Speaking, Fashion Show, serta penampilan musik dari The Secret dan Badboys Smansa.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara OJK Sulawesi Tengah dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK). Lebih dari sekadar perayaan, BIK 2025 menjadi momentum penting dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Tengah — dari pelajar hingga pelaku usaha, dari dunia nyata hingga ranah digital. (bmz)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 25 October, 2025
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.