JAKARTA, beritapalu.ID | PT Chubb General Insurance Indonesia bersama PT Bank DBS Indonesia meluncurkan Cyber Guard, solusi asuransi siber komprehensif yang dirancang melindungi masyarakat dari ancaman penipuan digital dan kejahatan siber yang terus meningkat di Indonesia.
Peluncuran ini merespons maraknya kejahatan siber di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat hingga 1,2 juta laporan penipuan digital pada pertengahan 2025, dengan kerugian finansial mencapai Rp476 miliar antara November 2024 hingga Januari 2025.
Cyber Guard memberikan perlindungan terhadap transaksi tidak sah pada kartu kredit atau debit Bank DBS, pengambilalihan akun akibat phishing, spyware, atau malware, serta insiden rekayasa sosial di mana nasabah ditipu untuk mentransfer dana kepada pihak yang menyamar sebagai entitas terpercaya. Nasabah dapat mengajukan klaim hingga Rp50 juta per bulan untuk salah satu atau seluruh manfaat tersebut.
Produk ini tersedia dengan periode perlindungan bulanan maupun tahunan, dengan premi mulai Rp60.000 untuk perlindungan hingga Rp10 juta dan Rp150.000 untuk perlindungan hingga Rp50 juta. Cyber Guard dapat diakses nasabah Bank DBS Indonesia melalui jaringan penjualan telemarketing bank.
Presiden Direktur Chubb Indonesia Stephen Crouch menyampaikan bahwa Cyber Guard hadir sebagai solusi perlindungan yang mudah diakses seiring pesatnya adopsi digital di Indonesia. “Melalui kolaborasi kami dengan Bank DBS Indonesia, kami bertujuan membantu nasabah menjelajahi dunia digital dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi,” ujarnya.
Director of Consumer Banking Group Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom menambahkan bahwa peluncuran Cyber Guard melengkapi pendekatan holistik bank dalam memastikan aset nasabah terlindungi dengan baik. “Nasabah dapat mengelola keuangan secara digital dengan rasa aman dan nyaman,” katanya.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya