Hukum-KriminalPalu

Nama Kapolresta Palu Dicatut untuk Penipuan Pencairan Dana Ratusan Juta

×

Nama Kapolresta Palu Dicatut untuk Penipuan Pencairan Dana Ratusan Juta

Share this article
Tampilan kontak Kapolresta Palu yang dicatut untuk penipuan. (©Humas Polresta Palu)
Tampilan kontak Kapolresta Palu yang dicatut untuk penipuan. (©Humas Polresta Palu)

PALU, beritapalu.ID | Nama Kapolresta Palu yang baru menjabat, Kombes Pol Hari Rosena, dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan modus pencairan gaji dan cek bernilai ratusan juta rupiah.

Pelaku menggunakan nomor WhatsApp +62 877-1481-1226 dengan nama profil “Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si.” dan keterangan akun bisnis untuk menyasar anggota kepolisian.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang beredar, pelaku menggunakan bahasa formal layaknya atasan dan memulai percakapan dengan menanyakan “Gaji Februari sudah di Palu?” yang dijawab korban dengan “Siap gaji Februari sudah di Palu komandan.”

Pelaku kemudian meminta bantuan mencairkan cek di Bank BRI dengan pesan “Bli Senin pagi menghadap. Kebetulan ada cek saya di Bank BRI. Harap bantuannya mencairkan. Nanti dibuatkan surat kuasa.” Nilai cek yang disebutkan mencapai Rupiah 100 juta.

Untuk meyakinkan korban, pelaku mengirimkan informasi rekening atas nama Irjen Pol Dr Endi Sutendi, S.H., S.I.K di Bank BRI nomor 8107 9671 0185 305, serta mengarahkan pencairan dilakukan ke wilayah Tinombala.

Kasus ini menunjukkan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kepolisian masih marak terjadi, bahkan menyasar internal institusi. Masyarakat dan anggota Polri diimbau waspada terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat serta melakukan konfirmasi langsung melalui jalur resmi.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 11 January, 2026
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemukan kondisi kebersihan yang masih sama dengan hasil identifikasi sebelumnya, di mana sampah masih berserakan di sejumlah kawasan saat melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor di Kecamatan Palu Selatan dan Palu Timur, Kamis (23/4/2026).