NasionalPaluPemkot Palu

Kota Palu Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik 2025

×

Kota Palu Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik 2025

Share this article
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memegang tropi Peduli Layanan Publik 20255 yang baru diterima dari Kompas TV di Jakarta, Kamis (11/9/2025). (©KompasTV)
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memegang tropi Peduli Layanan Publik 20255 yang baru diterima dari Kompas TV di Jakarta, Kamis (11/9/2025). (©KompasTV)

JAKARTA, beritapalu.ID | Pemerintah Kota Palu menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang meraih apresiasi sebagai Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi dari Kompas TV tahun 2025.

Apresiasi diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI Rini Widyantini kepada Wali Kota Palu \Hadianto Rasyid dalam rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 Kompas TV di Jakarta, Kamis (11/09/2025).

Acara tersebut mengangkat tema “Harmoni Indones14” yang menekankan pentingnya harmonisasi kehidupan bangsa untuk menjaga persatuan, stabilitas, dan kedamaian dalam menghadapi tantangan nasional.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan ini. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Palu yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan publik dan menjamin keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Kota Palu. Kami akan terus berupaya menjaga kepercayaan ini dengan meningkatkan pelayanan yang transparan, cepat, dan akuntabel demi kesejahteraan warga,” ungkap Hadianto.

Dengan prestasi ini, Kota Palu semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang berkomitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Tema “Harmoni Indones14” mengajak seluruh elemen bangsa menyatukan langkah menuju Indonesia yang maju dan sejahtera. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 12 September, 2025
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.