LingkunganNusantara

Lima Desa di Towuti Terdampak Kebocoran Pipa Minyak PT Vale Saling Gotong Royong

×

Lima Desa di Towuti Terdampak Kebocoran Pipa Minyak PT Vale Saling Gotong Royong

Share this article
Petugas bersama warga bergotong royong membentu membersihkan sisa minyak dari persawahan di Towuti, Luwu TImur, Kamis (28/8/2025). (©PT Vale Indonesia)
Petugas bersama warga bergotong royong membentu membersihkan sisa minyak dari persawahan di Towuti, Luwu TImur, Kamis (28/8/2025). (©PT Vale Indonesia)

LUWU TIMUR, beritapalu.ID | Kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) yang terjadi di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur berdampak pada lima desa. Masyarakat dari desa-desa terdampak bergotong royong membantu pembersihan titik-titik terdampak bersama tim teknis di lapangan hingga hari keenam.

Warga dari Langkea Raya, Lioka (Dusun Malindoe), Baruga, Matompi, dan Timampu ikut serta dalam pemulihan bantaran sungai dan sawah. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendukung upaya ini dengan membekali masyarakat sesuai standar keselamatan.

“Sebagai warga kampung di sini, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu agar pemulihan lebih cepat. Ini kampung kami, mari kita jaga bersama. Kami percaya PT Vale juga hadir sebagai bagian dari kehidupan di sini,” ujar Batteng, warga Longkea Raya.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat, pemerintah, dan PT Vale dalam konferensi pers di kantor Camat Lioka yang dihadiri puluhan masyarakat.

“Kami melihat sendiri bagaimana kolaborasi terjalin di lapangan. Laporan sementara menunjukkan bahwa lima desa terdampak. Namun, penyebab kejadian masih dalam proses investigasi oleh tim ahli,” kata Irwan.

Bupati mengumumkan bahwa bencana kebocoran pipa minyak MFO sejak hari pertama sampai 14 hari ke depan yakni 5 September 2025 akan ditinjau kembali. Ia menekankan pentingnya menunggu hasil resmi investigasi, bukan berspekulasi.

“Yang jelas, kebersamaan ini adalah modal besar bagi Towuti untuk bangkit kembali,” tambahnya.

PT Vale Siapkan Rencana Pemulihan Komprehensif

Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan perusahaan menempatkan masyarakat dan lingkungan sebagai prioritas utama.

“Kami telah menyusun rencana pemulihan sosial dan lingkungan yang komprehensif dengan melibatkan para ahli di bidangnya. Ini adalah tanggung jawab moral kami sekaligus pembelajaran penting agar kesiapsiagaan ke depan semakin kuat,” ujar Budiawansyah.

Ia menyatakan dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan PT Vale, yakin Towuti bisa bangkit kembali melalui semangat #BersamaUntukTowuti. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 28 August, 2025
Seminar Hasil Kajian Spesies Ekosistem Mangrove, Perhutanan Sosial, dan Taman Hutan Raya (Tahura) Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Fakultas Kehutanan (Fahutan) Untad, Rabu (22/04/2026). (©ROA Sulteng)
Lingkungan

Hasil kajian ekosistem mangrove di kawasan Oncone Raya menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, di mana dari luas sekitar 31,44 hektar, hanya sekitar 18,7% yang masih berupa vegetasi mangrove, sementara 50,3% telah beralih menjadi tambak dan 31% merupakan areal terbuka.