PaluPolitik

Celebest Gelar Seminar Literasi Keuangan untuk Anak Muda Palu

×

Celebest Gelar Seminar Literasi Keuangan untuk Anak Muda Palu

Share this article
Foto bersama usai Financial Literacy with Yout di UIN Datokarama Palu, Selasa (3/2/2026). (©Celebest)
Foto bersama usai Financial Literacy with Yout di UIN Datokarama Palu, Selasa (3/2/2026). (©Celebest)

PALU, beritapalu.ID | Celebest sebagai bagian dari Alumni Amerika Serikat Network, menyelenggarakan Seminar FLY (Financial Literacy with Youth) with Celebest, Selasa (3/2/2026), di Aula Pascasarjana UIN Datokarama Palu.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan diselenggarakan melalui kolaborasi strategis dengan Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu, Hannah Asa Indonesia, dan PT Banua Mentor Pratama.

Seminar ini menjadi puncak dari rangkaian Project Celebest Feast sekaligus bagian dari peringatan America250. Celebest Team Palu terdiri dari Yuni Amelia, dosen Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu, dan Fitriani Pairunan dari Solidaritas Perempuan Palu, yang berperan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

Melalui sesi Financial Literacy with Youth dan Entrepreneurial Mindset, kegiatan menghadirkan ruang pembelajaran kontekstual bagi anak muda dan mahasiswa untuk memahami pengelolaan keuangan, perencanaan finansial dasar, serta penguatan pola pikir kewirausahaan.

Emily Magaziner, Public Diplomacy Officer dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, menyampaikan pemaparan mengenai America250 secara virtual sekaligus mengapresiasi komitmen para alumni dalam berperan sebagai agen pemberdayaan pemuda melalui inisiatif kolaboratif di berbagai daerah.

Kegiatan juga didukung oleh Husnul Hatimah, Head of Trainer dari Hannah Asa Indonesia, serta Nur Rina Maskayanti dari PT Banua Mentor Pratama, yang berkontribusi dalam penguatan materi literasi keuangan dan pengembangan mindset kewirausahaan bagi peserta.

Celebest menegaskan perannya sebagai bagian dari Alumni AS Network dalam menghadirkan inisiatif berdampak yang menghubungkan nilai global dengan kebutuhan dan konteks lokal.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 4 February, 2026
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.