Banggai

Basarnas Pos SAR Luwuk Berikan Edukasi Mitigasi Bencana kepada Petugas Lapas

×

Basarnas Pos SAR Luwuk Berikan Edukasi Mitigasi Bencana kepada Petugas Lapas

Share this article
Petugas Lapas mempraktikkan cara menangani korban dalam edukasi mitigasi bencana oleh Basarnas Pos SAR Luwuk, Sabtu (24/1/2026). (©Basarnas Palu)
Petugas Lapas mempraktikkan cara menangani korban dalam edukasi mitigasi bencana oleh Basarnas Pos SAR Luwuk, Sabtu (24/1/2026). (©Basarnas Palu)

LUWUK, beritapalu.ID | Basarnas Pos SAR Luwuk memberikan edukasi risiko kepada petugas pengamanan dan staf Lapas Kelas IIB Luwuk dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, keselamatan, serta kemampuan penanganan risiko di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026) di Lapas Kelas IIB Luwuk.

Edukasi diikuti oleh seluruh petugas pengamanan dan staf lapas sebagai upaya memperkuat pemahaman terhadap potensi risiko yang dapat terjadi di lingkungan kerja, khususnya terkait situasi darurat seperti bencana alam, kebakaran, gangguan keamanan, serta kondisi darurat lainnya.

Kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman, pelatihan, serta penguatan koordinasi terkait mitigasi risiko dan penanganan keadaan darurat di lapangan. Dalam pelaksanaannya, tim Basarnas Pos SAR Luwuk menyampaikan sejumlah materi, di antaranya edukasi dasar penyelamatan diri di dalam bangunan saat terjadi gempa bumi, prosedur evakuasi mandiri dari ruang kerja menuju titik kumpul, serta materi Medical First Responder (MFR) terkait teknik pemindahan korban secara darurat dan non-darurat.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik dan simulasi evakuasi gempa yang melibatkan seluruh peserta. Simulasi ini bertujuan untuk melatih respons cepat, keterampilan evakuasi, serta koordinasi antarpetugas dalam menghadapi situasi darurat secara nyata.

Koordinator Pos SAR Luwuk, Liberatus Fahongoi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan kerja.

“Melalui kegiatan edukasi ini, kami ingin memberikan pemahaman dasar terkait mitigasi bencana serta langkah awal penyelamatan diri apabila terjadi musibah, baik bencana alam maupun kondisi darurat lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergitas antara Basarnas dan Lapas Kelas IIB Luwuk,” ujarnya.

Pihak Lapas Kelas IIB Luwuk berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin sinergi yang semakin baik antara petugas pengamanan, staf lapas, dan Basarnas, sehingga upaya pencegahan serta penanggulangan risiko dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan optimal.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan seluruh petugas lapas memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai potensi situasi darurat, serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi demi menjaga keselamatan seluruh penghuni dan lingkungan Lapas Kelas IIB Luwuk.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 24 January, 2026
Diseminasi dan Refleksi Capaian Proyek Perikanan Berkelanjutan serta Tata Kelola Kawasan Konservasi Persisir dan Pulau-Pulau Kecil Dalaka di Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (23/4/2026). (©Debby)
Banggai

Burung Indonesia menyelenggarakan lokakarya akhir Diseminasi dan Refleksi Capaian Proyek Perikanan Berkelanjutan dan Tata Kelola Kawasan Konservasi Persisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Dalaka, mencatat pencapaian signifikan dengan 97,33 persen perubahan perilaku positif masyarakat menuju praktik perikanan berkelanjutan.

Truk tangki yang diamankan Polda Sulteng di banggai, Kamis (16/4/2026). (©HUmas Polda Sulteng)
Banggai

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah mengamankan sebuah truk tangki yang diduga mengangkut 2.400 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar bersubsidi tanpa dokumen resmi di Desa Biak, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Kamis (16/04/2026).

Tim SAR Luwuk mengevakuasi para ABK Kapal Nazila 05 yang tenggelam di Perairan Taliabu, Maluku Utara, Selasa (31/3/2026). (©Basarnas Palu)
Banggai

Kabar lega datang dari perairan utara Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Seluruh anak buah kapal (ABK) Kapal Nazila 05 yang sempat dinyatakan hilang setelah kapalnya tenggelam dini hari berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan, Selasa (31/3/2026)