PaluPemkot Palu

Pemkot Palu Lepas Kontingen Pramuka ke Peran Saka Nasional 2025

×

Pemkot Palu Lepas Kontingen Pramuka ke Peran Saka Nasional 2025

Share this article

Tandatangani MoU Pengawasan Partisipatif

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Usman melepas kontingan Parmuka ke Peran Saka Nasional di Palu, Selasa (28/10/2025). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Usman melepas kontingan Parmuka ke Peran Saka Nasional di Palu, Selasa (28/10/2025). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)

PALU, beritapalu.ID | Pemerintah Kota Palu secara resmi melepas Kontingen Pramuka Kota Palu yang akan berpartisipasi dalam Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) Nasional Tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Selasa (28/10/2025), dan diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Usman.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palu dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Palu. Kesepakatan tersebut bertujuan memperkuat pengawasan partisipatif serta membentuk Saka Rintisan Adhyasta sebagai wadah kaderisasi pemuda dalam pengawasan demokrasi.

Kontingen Pramuka Kota Palu dijadwalkan mengikuti Peran Saka Nasional yang akan digelar di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Provinsi Gorontalo, pada 2–9 November 2025.

Dalam sambutannya, Asisten Usman menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kontingen yang akan mewakili Kota Palu di ajang nasional tersebut. Ia menekankan bahwa keikutsertaan para peserta tidak hanya membawa kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama daerah dan Gerakan Pramuka Kota Palu.

“Peran Saka bukan sekadar perkemahan, melainkan ruang pembelajaran, pengembangan keterampilan, serta penguatan semangat kebangsaan,” ujar Usman.

Ia juga berharap para peserta menjunjung tinggi nilai kolaborasi dan pengabdian selama mengikuti kegiatan, serta memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun jejaring dan memperkuat karakter sebagai Pramuka.

Terkait MoU antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka, Usman menyebutnya sebagai langkah strategis dalam menanamkan nilai integritas dan tanggung jawab kepada generasi muda. Ia berharap pembentukan Saka Rintisan Adhyasta dapat melahirkan kader-kader aktif dalam pengawasan pemilu dan demokrasi.

“Sinergi ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menumbuhkan kesadaran demokrasi melalui pendidikan karakter,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Usman berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik Kota Palu selama berada di Gorontalo. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 28 October, 2025
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.