Palu

Tim SAR Operasi Ketupat Tinombala Siagakan USafe di Pantai Teluk Palu

×

Tim SAR Operasi Ketupat Tinombala Siagakan USafe di Pantai Teluk Palu

Share this article
Tim Search and Rescue (SAR) Satgas V Tindak Operasi Ketupat Tinombala mempersiapkan U Safe di pantai kampung Nelayan, Minggu (23/4/2023). (Foto: HO-Humas Polda Sulteng)
Tim Search and Rescue (SAR) Satgas V Tindak Operasi Ketupat Tinombala mempersiapkan U Safe di pantai kampung Nelayan, Minggu (23/4/2023). (Foto: HO-Humas Polda Sulteng)

PALU, beritapalu | Tak kenal libur lebaran, Tim Search and Rescue (SAR) Satgas V Tindak Opersai Ketupat Tinombala tetap diterjunkan untuk bersiaga di sejumlah tempat wisata, seperti di Kampung Nelayan yang ramai dikunjungi warga.

Seperti terlihat apda Minggu (23/4/2023), meskipun masih dalam suasana Lebaran, namun tim yang yang diperlengkapi dengan U-Safe itu tetap bersiaga.

Kasatgas Humas Ops Ketupat Tinombala Kompol Sugeng lestari mengatakan, U Safe diturunkan untuk memberikan respon cepat dalam memberikan pertolongan sekiranya terjadi insiden kecelakaan yang membahayakan keselamatan jiwa.

“U Safe merupakan alat pelampung  penyelamat korban yang akan tenggelam, digerakan dengan menggunakan remote control” ungkap Sugeng U Safe itu dikontrol langsung dengan remote untuk diarahkan ke korban yang nantinya dapat difungsikan sebagai pelampung,” jelas.

Libur hari raya Idul fitri jelas Kasatgas Humas, destinasi wisata pantai yang tersebar di laut Sulawesi Tengah menjadi favorit masyarakat untuk berwisata bersama keluarga, oleh karenanya diimbau untuk mengawasi putra putrinya yang bermain di pantai,

“Ikuti imbauan Petugas Kepolisian yang memberikan pelayanan pengamanan dilokasi-lokasi wisata pantai dan bantu untuk awasi putra-putrinya, semoga liburannya menyenangkan dan berkesan,” harapnya. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 23 April, 2023
Ketua Tim PKK Diah Pustpita saat tiba di SMP Al-Azhar Palu, Rabu (6/5/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imron)
Komunitas

Ketua TP-PKK Kota Palu memberikan edukasi di SMP Al-Azhar yang baru saja dinobatkan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan, menghubungkan kedewasaan usia perkawinan dengan pencegahan stunting pada generasi mendatang.

Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.