Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menerima audiensi Perjuangan Masyarakat Pantoloan (PMP) yang menyampaikan aspirasi agar Pelabuhan Pantoloan tetap berfungsi sebagai pelabuhan penumpang. Wali Kota menegaskan dukungan pemerintah kota dan berencana melakukan komunikasi langsung dengan pemerintah pusat untuk memperkuat aspirasi tersebut.
PALU, beritapalu.id | Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima audiensi Perjuangan Masyarakat Pantoloan (PMP) di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Kamis (4/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi agar Pelabuhan Pantoloan tetap beroperasi sebagai pelabuhan penumpang dan tidak hanya difungsikan untuk kegiatan bongkar muat barang.
Pelabuhan Pantoloan memiliki nilai strategis bagi masyarakat karena lokasinya yang mudah dijangkau dan menjadi akses transportasi laut yang selama ini melayani kebutuhan warga Kota Palu, kawasan pesisir, hingga masyarakat di wilayah Pantai Barat Kabupaten Donggala. Dalam audiensi, masyarakat menyampaikan berbagai pertimbangan terkait pentingnya keberadaan pelabuhan tersebut sebagai pusat mobilitas dan aktivitas ekonomi.
Usai mendengarkan aspirasi masyarakat, Wali Kota Hadianto Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palu memahami dan mendukung penuh apa yang disampaikan oleh masyarakat Pantoloan. Menurutnya, keberadaan pelabuhan penumpang di Pantoloan memiliki dampak sosial dan ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat sekitar.
“Kedatangan masyarakat Pantoloan berkaitan dengan keinginan mereka agar Pelabuhan Pantoloan tetap menjadi pelabuhan penumpang. Tentu ini menjadi perhatian pemerintah karena menyangkut kebutuhan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menjelaskan bahwa dukungan Pemerintah Kota Palu terhadap keberlangsungan layanan penumpang di Pelabuhan Pantoloan bukanlah hal yang baru. Pemerintah kota telah menyampaikan surat kepada Kementerian Perhubungan pada tahun 2023 dan 2024 sebagai bentuk dukungan agar layanan kapal penumpang tetap tersedia di pelabuhan tersebut.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses transportasi laut yang efektif dan efisien, terutama bagi warga yang bergantung pada Pelabuhan Pantoloan.
“Kami sudah menyampaikan sikap pemerintah kota melalui surat kepada Kementerian Perhubungan. Intinya, kami mendukung agar layanan penumpang tetap ada di Pelabuhan Pantoloan karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” kata Wali Kota.
Sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan PMP, Pemerintah Kota Palu bersama masyarakat berencana melakukan komunikasi langsung dengan pemerintah pusat guna memperkuat penyampaian aspirasi tersebut. Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dan mengawal kepentingan masyarakat, terutama terhadap kebutuhan yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga.
“Pemerintah kota tentu akan terus mengawal aspirasi masyarakat. Ini kebutuhan yang rasional dan penting bagi masyarakat, sehingga perlu diperjuangkan bersama,” tegas Wali Kota.
Melalui pertemuan ini, diharapkan aspirasi masyarakat Pantoloan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga Pelabuhan Pantoloan tetap dapat menjalankan fungsinya sebagai pelabuhan penumpang yang mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat di Kota Palu dan sekitarnya. Koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang menguntungkan bagi masyarakat.











