MOROWALI, beritapalu.ID | Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian Rajudin (50), nelayan yang jatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Penghentian disepakati bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat pada Sabtu (21/03/2026) pukul 15.45 Wita, setelah tujuh hari operasi pencarian tidak membuahkan hasil.
Rajudin dilaporkan hilang sejak Minggu (15/03/2026) dini hari. Ia berangkat melaut menggunakan perahu katinting sekitar pukul 03.30 Wita, dan terpisah dari rekannya, Ardi, sekitar pukul 04.30 Wita karena masing-masing mencari lokasi rompon untuk memancing. Ketika Ardi hendak kembali ke darat pukul 08.00 Wita, ia hanya menemukan perahu Rajudin tanpa awak yang terikat di rompon. Pencarian mandiri oleh keluarga dan pemerintah desa tidak membuahkan hasil, sehingga laporan diteruskan ke Pos SAR Morowali.
Selama berhari-hari, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran dengan radius 50 nautical mile dari lokasi perkiraan kejadian di koordinat 2°20’27.4″S – 121°55’52.4″E, terbagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) menggunakan perahu karet Basarnas, perahu karet BPBD, serta speed boat milik Pemda Morowali dan PT IHIP. Namun hingga hari ketujuh, tidak ada tanda-tanda korban ditemukan.
Musyawarah antara Tim SAR Gabungan, pihak keluarga, dan pemerintah setempat akhirnya menyepakati penghentian operasi. Seluruh unsur yang terlibat, meliputi Tim Rescue Pos SAR Morowali, BPBD Morowali, Bhabinsa, PT IHIP, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan hal tersebut sebagai laporan resmi penutupan operasi SAR.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya