KomunitasPalu

Gubernur Sulteng Dilantik Jadi Ketua Umum DMDI Sulawesi Tengah

×

Gubernur Sulteng Dilantik Jadi Ketua Umum DMDI Sulawesi Tengah

Share this article
Gubernur Sulteng Anwar Hafid meneken berita acara pelantikan dirinya sebagai Ketua Umum DMDI Sulteng di Palu, Senin (26/1/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imron)
Gubernur Sulteng Anwar Hafid meneken berita acara pelantikan dirinya sebagai Ketua Umum DMDI Sulteng di Palu, Senin (26/1/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imron)

PALU, beritapalu.ID | Gubernur Sulteng Anwar Hafid dilantik sebagai Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2025-2028, Senin (26/1/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu dilakukan langsung oleh Presiden DMDI Tun Seri Setia Mohd Ali bin Mohd Rustam, didampingi Ketua Umum DMDI Indonesia Datuk Said Aldi Al-Idrus.

Wali Kota Palu yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya Kota Palu Yudhi Riyani Firman turut menghadiri pelantikan pengurus DMDI Sulteng tersebut.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan harapan agar Sulawesi Tengah dapat berkiprah aktif dalam menjaga dan mengembangkan peradaban serta budaya Melayu di tingkat nasional maupun internasional.

“Dulu waktu kecil, kami bukan ditanya sudah pintar bahasa Indonesia, tapi sudah pintar bahasa Melayu. Mudah-mudahan dengan hadirnya DMDI ini, budaya-budaya kita semakin erat dan terjalin kerja sama di semua sektor,” ujarnya.

Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka diri seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin berinvestasi di daerah tersebut.

“Kami membuka diri bagi siapa pun yang ingin berinvestasi di Sulawesi Tengah. Melalui DMDI, kita juga ingin membawa Sulawesi Tengah Nambaso di tingkat internasional,” tambahnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat jejaring dunia Melayu dan dunia Islam, sekaligus mendorong kolaborasi lintas negara di bidang budaya, ekonomi, pendidikan, dan investasi dengan Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat pergerakannya.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 26 January, 2026
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.