Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin membuka Rapat Pleno TPAKD Kota Palu Tahun 2026 di Auditorium Kantor Wali Kota, Selasa (19/5/2026). Rapat menetapkan 8 program prioritas yang mencakup literasi keuangan, pembiayaan UMKM, keuangan digital, hingga layanan keuangan bagi masyarakat pesisir dan kelompok rentan.
PALU, beritapalu.id | Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Palu Tahun 2026 di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Selasa (19/5/2026).
Rapat ini dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, pihak perbankan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Rapat menetapkan delapan program prioritas TPAKD untuk 2026, mencakup spektrum yang luas mulai dari penguatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM hingga perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat pesisir, kelompok rentan, dan pelaku usaha sektor informal.
Wakil Wali Kota Imelda menegaskan peran TPAKD sebagai motor penggerak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Palu, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan dan program yang berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat, khususnya melalui peningkatan akses terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau, aman, dan terjangkau. Komitmen ini dinilai penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM, pengembangan ekonomi kerakyatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Penguatan edukasi keuangan menjadi salah satu prioritas penting yang harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan.”
— Imelda Liliana Muhidin, Wakil Wali Kota Palu
Imelda juga menyoroti perkembangan teknologi digital di sektor keuangan sebagai peluang sekaligus tantangan yang perlu direspons. Literasi keuangan digital masyarakat perlu terus diperkuat agar mereka mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak, aman, dan produktif.
“Penguatan edukasi keuangan menjadi salah satu prioritas penting yang harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujar Imelda. Melalui rapat pleno ini, ia berharap seluruh anggota TPAKD Kota Palu dapat memperkuat koordinasi serta menyusun langkah-langkah strategis yang terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Program Kerja TPAKD Kota Palu Tahun 2026 yang disusun dalam rapat pleno ini mencakup delapan program prioritas yang terstruktur dan komprehensif. Program Simpanan Pelajar (KEJAR) sebagai salah satu agenda juga memastikan bahwa edukasi keuangan ditanamkan sejak usia dini, membangun fondasi literasi keuangan generasi berikutnya. Monitoring dan evaluasi berkala yang dimasukkan sebagai program tersendiri menunjukkan komitmen TPAKD untuk memastikan efektivitas pelaksanaan, bukan sekadar menjalankan program.











