MAKASSAR, beritapalu.ID | Selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026, trafik data di jaringan Telkomsel Pamasuka mencapai 17,4 PetaByte, meningkat 10,4% dibanding hari normal. Meskipun lonjakan signifikan, Telkomsel berhasil menjaga kualitas konektivitas dengan ketersediaan layanan mencapai 99,5%.
Peningkatan trafik tersebut sejalan dengan mobilitas tinggi masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Berdasarkan data internal Telkomsel, puncak pergerakan pelanggan antarwilayah mencapai 807 ribu orang pada H+2 Idulfitri, dengan arus terbesar mengarah ke Sulawesi (390 ribu), Kalimantan (284 ribu), dan Papua (132 ribu).
“Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat personal, mulai dari ibadah, mudik, hingga menjaga kedekatan dengan keluarga. Telkomsel telah menyiapkan jaringan sebaik mungkin agar pelanggan bisa menjalani rangkaian Ramadan hingga Lebaran dengan sepenuh hati,” ujar VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka Anky Arief Priyagung.
WhatsApp Dominasi Silaturahmi Digital
Dari sisi aplikasi yang digunakan, WhatsApp mencatat pertumbuhan payload tertinggi dengan peningkatan 38,13% dibanding hari biasa, mencerminkan kuatnya peran layanan pesan dan panggilan untuk silaturahmi digital. Aplikasi lain yang dominan termasuk TikTok, Facebook, Instagram, dan YouTube.
Dari kategori layanan, Layanan Komunikasi menjadi kontributor pertumbuhan terbesar dengan peningkatan 37,32%, didorong oleh aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, Telegram, dan Facebook Messenger. Media Sosial tumbuh 34,61%, sementara E-Commerce seperti TikTokShop, Shopee, dan Tokopedia meningkat 29,7%.
Sulawesi Pertumbuhan Tertinggi
Pertumbuhan trafik data tertinggi tercatat di Sulawesi sebesar 12,9%, diikuti Maluku Papua (10,9%) dan Kalimantan (7,8%). Beberapa kota tujuan mudik seperti Jeneponto-Sulawesi mencatat peningkatan ekstrem 82,7%, Hulu Sungai Utara-Kalimantan 72,6%, dan Hulu Sungai Tengah-Kalimantan 68,5%.
Optimalisasi 71 Titik Prioritas
Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Telkomsel memperkuat 71 titik prioritas yang mencakup jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, dan area permukiman. Penentuan titik prioritas dilakukan berbasis analitik dan Machine Learning, serta pemanfaatan AI melalui Autonomous Network untuk menjaga stabilitas layanan.
Hasilnya, hampir seluruh gangguan di titik prioritas berhasil diselesaikan tepat waktu (97,2%). Lokasi wisata favorit seperti Kawasan Wisata Tanjung Bira Kab. Bulukumba mencatat payload tertinggi 2,9 TB, dan Pantai Liang Kab. Maluku Tengah sebesar 2,2 TB.











