PendidikanStyle

Khawatir Pekerjaan Digantikan AI, Jurusan Informatika Makin Diminati

×

Khawatir Pekerjaan Digantikan AI, Jurusan Informatika Makin Diminati

Share this article
Ilustrasi pembelajaran AI (©Gemini AI)

PALU, beritapalu.ID | Di tengah kekhawatiran kecerdasan buatan (AI) akan menggeser berbagai profesi, jurusan Informatika kini mengalami peningkatan peminat. Hal ini terjadi karena teknologi AI tetap membutuhkan tenaga ahli yang mampu merancang, mengembangkan, dan mengelola sistem.

Berbagai pekerjaan seperti admin, customer service, hingga analis data level dasar mulai tergeser oleh teknologi AI. Namun, lulusan Informatika berada di posisi berbeda karena mereka bukan sekadar pengguna teknologi, melainkan perancang di balik sistem AI, data, dan aplikasi digital.

Melalui pendidikan Informatika, mahasiswa tidak hanya belajar pemrograman, tetapi juga memahami cara berpikir komputasional, menganalisis masalah, dan mencari solusi berbasis teknologi. Kemampuan ini membuat lulusan Informatika tetap relevan meski banyak pekerjaan lain mulai tergantikan.

Profesi seperti Software Developer, Data Scientist, dan AI Engineer justru semakin dibutuhkan seiring perkembangan teknologi. Perusahaan kini bergantung pada data dan sistem digital, sehingga kemampuan mengolah data, membangun aplikasi, dan memahami kecerdasan buatan menjadi nilai tambah besar di dunia kerja.

Perkembangan dunia kerja yang makin digital membuat perusahaan mencari talenta yang fleksibel dan siap beradaptasi. Dengan bekal keilmuan Informatika, peluang karier terbuka luas dan tidak terpaku pada satu bidang saja.

Sejumlah perguruan tinggi kini mengembangkan Program Studi Informatika untuk menjawab tantangan tersebut. Kampus kini banyak yang mengklaim sebagai Kampus Digital Kreatif dan berjuang untuk mendapatkan akreditasi Unggul.

Begitu pula dengan Prodi Informatikanya, dirancang agar relevan dengan kebutuhan industri, dilengkapi dengan mata kuliah seperti Data Mining dan Big Data Analytics, Rekayasa Perangkat Lunak, hingga Pemrosesan Citra Digital yang aplikatif dan kontekstual.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 2 January, 2026
Siswa mengenakan baju tradisional berjalan di atas karpet pada fashion show merayakan Hari Kartini di SD Inpres Palupi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Suasana di SD Inpres Palupi, Palu, Selasa (21/4/2026) berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.30 WITA, satu per satu siswa berdatangan dengan balutan pakaian tradisional. Anak laki-laki mengenakan batik, beberapa lengkap dengan peci atau penutup kepala khas daerah, sementara anak perempuan tampil anggun dengan kebaya dan busana tradisional beragam warna.