DonggalaHeadline

Seorang Warga Hilang Akibat Banjir Bandang di Desa Wombo

×

Seorang Warga Hilang Akibat Banjir Bandang di Desa Wombo

Share this article

DONGGALA, beritapalu | Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima laporan dari Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah mengenai banjir bandang yang melanda Desa Wombo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala. Kejadian ini terjadi Selasa )(27/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA, dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang warga dilaporkan hilang, diduga terseret arus banjir. Korban diketahui bernama Rano (54), seorang perempuan warga Desa Wombo.

Menanggapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu segera mengerahkan tim rescue ke lokasi dengan kendaraan operasional serta satu unit perahu karet untuk mendukung pencarian.

Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan keluarga korban, aparat desa, dan unsur potensi SAR lainnya untuk melakukan penyisiran di sekitar titik kejadian.

“Kami telah menurunkan tim SAR untuk mencari korban yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Desa Wombo. Operasi pencarian terus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan serta koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Muh. Rizal, S.H., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih berlangsung. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 28 May, 2025
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kuniawan (tengah depan) bersama sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan memberikan keterangan usai pembacaa Ikrar Halinar di halaman Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Headline

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menggelar Ikrar Zero Halinar (handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba) yang diikuti seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/04/2026).

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (keempat kanan), Kepala Balai Karantina Indonesia Sahat M Panggabean (kedua kanan), Gubernur Sulteng Anwar Hafid (ketiga kanan) bersama sejumlah pejabat menghamburkan beras kuning ke truk kontainer menandai pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok di Packing House PT Duco Food Indonesia, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan tekadnya untuk menjadikan Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pusat durian dunia. Hal tersebut disampaikannya pada seremonial pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok oleh PT Duco Food Indonesia di Palu, Kamis (16/4/2026).