FotoStyle

Kaledo, Highly Recomended Local Culinary Stall..

×

Kaledo, Highly Recomended Local Culinary Stall..

Share this article
(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Masih di warung Ibu Lina di Jalan Anoa I, Palu. Bedanya, klo kemarin Uvempoi, kali ini Kaledo.

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Antara Uvempoi dengan Kaledo beda-beda tivis. Pembeda utama hanya pada isinya. Uvempoi banyak jeroan sapi, sedangkan Kaledo banyak tulang kaki, terutama tulang sumsum.

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kaldu kedua makasan khas Kaili ini sama, terdiri dari campuran buah asam dan garam (lebih afdhal pake garam Talise) yang dilarutkan dalam air secara bersamaan.

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Bumbu lainnya, rica atau cabai rawit. Tapi ini optional saja. Bagi yg seleranya vedasss, boleh tuangkan rica yg sudah ditumbuk tidak terlalu halus.

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Opsional pula, jika sudah matang dalam periuk yang dimasak dengan kayu bakar, dapat disajikan bersama ubi kayu rebus, burasa, atau dengan jagung rebus.

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Jika masih terasa kurang asam, boleh ditambahkan jeruk nipis.

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kalau dalam sepekan ini anda kurang keluar keringat, boleh coba ini, tapi siapkan tissu banyak2..

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Narasa le..
Highly recomended local culinary stall..

(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
(ftoo: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

#kaledo #uvempoi #palu #food #culinary #bmzimages

Foto-foto ini sudah ditayangkan di laman instagram akun @bmz_bmz

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 24 October, 2021
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.

Siswa mengenakan baju tradisional berjalan di atas karpet pada fashion show merayakan Hari Kartini di SD Inpres Palupi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Suasana di SD Inpres Palupi, Palu, Selasa (21/4/2026) berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.30 WITA, satu per satu siswa berdatangan dengan balutan pakaian tradisional. Anak laki-laki mengenakan batik, beberapa lengkap dengan peci atau penutup kepala khas daerah, sementara anak perempuan tampil anggun dengan kebaya dan busana tradisional beragam warna.