BanggaiFotoSeni Budaya

The Last Dolphin, Peringatan Kian Berkurangnya Lumba-Lumba di Perairan Balantak

×

The Last Dolphin, Peringatan Kian Berkurangnya Lumba-Lumba di Perairan Balantak

Share this article
Seniman Wiyoso Djoyodiningrat merakit karya seninya yang terbuat dari sabut kelapa di Balantak, Banggai, Sabtu (25/6/2022). Karya yang diberi judul The Last Dolphin, itu adalah replika lumba-lumba sebagai peringatan atas semakin berkurangnya jenis ikan itu di perairan Balantak. (Foto: Neni Muhidin)
Seniman Wiyoso Djoyodiningrat merakit karya seninya yang terbuat dari sabut kelapa di Balantak, Banggai, Sabtu (25/6/2022). Karya yang diberi judul The Last Dolphin, itu adalah replika lumba-lumba sebagai peringatan atas semakin berkurangnya jenis ikan itu di perairan Balantak. (Foto: Neni Muhidin)

BANGGAI, beritapalu | Seniman Wiyoso Djoyodiningrat punya cara lain untuk mendeskripsikan keprihatinannya terhadap makin berkurangnya ikan lumba-lumba di perairan Balantak, Kabupaten Banggai.

Ia membuat karya seni yang terbuat dari sabut kelapa dan dirangkai sedemikian rupa hingga menyerupai seekor ikan lumba-lumba.

Karay itu diatraksikan dalam sebuah gelaran kegiatan di perairan Balantak dan diberinya nama “The Last Dolphin”. (bal/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 25 June, 2022
Untuk update berita di beritapalu.id, ikuti saluran kami di sini: Saluran WhatsApp