HeadlineSigiSulteng

Rekonstruksi 12 Ruas Jalan Sulteng Senilai Rp604,8 Miliar Dimulai dari Sigi

×

Rekonstruksi 12 Ruas Jalan Sulteng Senilai Rp604,8 Miliar Dimulai dari Sigi

Share this article
Ilustrasi salah satu ruas jalan menuju kantong produksi di Sigi yang telah direkonstruksi. (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Ilustrasi salah satu ruas jalan menuju kantong produksi di Sigi yang telah direkonstruksi. (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meluncurkan program BERANI LANCAR Sulteng NAMBASO di Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026). Program multi-tahun senilai Rp604,8 miliar ini mencakup rekonstruksi 12 ruas jalan utama di seluruh Sulawesi Tengah, dimulai dari rekonstruksi Jalan Palu-Kulawi di Sigi dengan skema Multi Years Contract (MYC).

SIGI, beritapalu.id |  Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, meluncurkan program BERANI LANCAR Sulteng NAMBASO, Minggu (7/6/2026) di Lapangan Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Program infrastruktur ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan konektivitas antar wilayah. Program BERANI LANCAR mencakup rekonstruksi dan pembangunan 12 ruas jalan utama di berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah dengan total anggaran mencapai Rp604,829 miliar melalui skema Multi Years Contract (MYC) yang direncanakan rampung pada akhir tahun 2027.

Pemilihan Kabupaten Sigi sebagai lokasi peluncuran memiliki makna strategis. Peluncuran program dimulai dengan Proyek Rekonstruksi Ruas Jalan Palu-Kulawi di Kabupaten Sigi dengan anggaran kurang lebih Rp65 miliar. Ruas jalan ini merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kota Palu dengan kawasan produktif di Kabupaten Sigi dan wilayah hinterland Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Binamarga dan Penataan Ruang (BPR) Sulteng, Faidul Keteng menjelaskan, proyek infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya.

“Ini adalah salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yakni BERANI LANCAR Sulteng NAMBASO untuk memperkuat konektivitas antar daerah dan mendukung percepatan pembangunan wilayah,” ujar Faidul.

Melalui proyek rekonstruksi ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas jalan dan jembatan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan akan mempercepat mobilitas warga, menekan biaya transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru.

12 ruas jalan yang menjadi prioritas program BERANI LANCAR 2026 mencakup ruas Jalan Tomata di Kabupaten Morowali Utara, Palu-Kulawi di Kabupaten Sigi, Tonusu, Meko-Pendolo, ruas jalan Dataran Bulan di Tojo Unauna, ruas jalan Air Terang di Buol, serta pembangunan dan penggantian jembatan sepanjang 30 meter di Kabupaten Banggai Laut, dan beberapa ruas jalan lainnya di berbagai wilayah.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi merupakan upaya menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat serta menciptakan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah penyangga pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan adanya program ini, diharapkan konektivitas wilayah di Sulawesi Tengah semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata,” ujar Faidul.

Program BERANI LANCAR ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mengkoneksikan antarwilayah sehingga dapat melahirkan pertumbuhan ekonomi baru dan memudahkan mobilitas masyarakat antar wilayah. Pelaksanaan proyek-proyek ini telah direncanakan pada tahun 2026 meskipun masih terimbas program efisiensi anggaran, namun tetap diprioritaskan oleh pemerintah provinsi.

 

 

Editor: beritapalu
Penulis: basri marzuki
Tanggal: 7 June, 2026
Untuk update berita di beritapalu.id, ikuti saluran kami di sini: Saluran WhatsApp

Leave a Reply