PALU, beritapalu.ID | Kanwil Ditjenpas Sulteng membagikan 14 unit gerobak usaha kepada keluarga warga binaan dan 20 paket sembako dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Aula Lapas Kelas IIA Palu, Senin (27/4/2026).
Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulteng Stady Umboh yang mewakili Kepala Kanwil Bagus Kurniawan mengatakan, peringatan HBP tahun ini difokuskan pada dampak nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa semangat ‘Kerja Nyata, Pelayanan Prima’ benar-benar hadir dalam bentuk aksi. Tidak hanya di dalam lapas, tetapi juga menyentuh masyarakat,” ujar Stady.
Sebanyak 14 unit gerobak usaha disalurkan kepada keluarga warga binaan, masing-masing berasal dari 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah.
“Kanwil Ditjenpas Sulteng memiliki 14 UPT dan semuanya berpartisipasi. Setiap UPT memberikan satu gerobak, dan hari ini seluruhnya telah disalurkan langsung kepada penerima,” jelasnya.
Stady mengatakan, bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi pengungkit ekonomi keluarga warga binaan sehingga tetap produktif meski anggota keluarganya sedang menjalani masa pembinaan.
Selain itu, bantuan sosial berupa 20 paket sembako juga disalurkan oleh empat UPT di Kota Palu, yakni Lapas Kelas IIA Palu, Rutan Kelas IIA Palu, Bapas Kelas I Palu, dan LPKA Kelas II Palu.
“Totalnya ada 20 paket, masing-masing UPT memberikan lima paket. Ini bentuk kepedulian langsung kepada keluarga warga binaan, dan kegiatan serupa juga dilakukan oleh UPT lain di seluruh Sulawesi Tengah,” katanya.
Kanwil Ditjenpas Sulteng juga memberikan piagam penghargaan kepada pegawai berprestasi, pegawai berjasa, inovator, serta mitra kerja yang dinilai berkontribusi dalam mendukung tugas pemasyarakatan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kinerja dan dedikasi dihargai. Kami juga berterima kasih kepada seluruh mitra yang terus mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” terangnya.
Stady menambahkan, momentum HBP ke-62 menjadi titik refleksi untuk memperkuat kualitas layanan serta membangun sinergi yang lebih solid.
“Momentum ini kami jadikan pijakan untuk meningkatkan sinergitas, baik internal maupun dengan aparat terkait, agar ke depan pelayanan pemasyarakatan semakin baik,” harapnya.
Salah satu perwakilan keluarga warga binaan, Hendra, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Di momen HBP ke-62 ini, kami merasa benar-benar diperhatikan,” ungkapnya.
Kegiatan yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulawesi Tengah, perwakilan Kantor Wilayah Hukum, HAM, Imigrasi, para Kepala UPT se-Kota Palu, serta Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan.











