PALU, beritapalu.ID | Kota Palu dipastikan menerima suntikan dana segar sebesar lebih dari Rp109 miliar dari alokasi anggaran 9 Berani Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kepastian ini diperoleh dalam rangkaian pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulteng di Palu, Senin (27/4/2026).
Penyerahan alokasi dana tersebut dilakukan bersamaan dengan total penyaluran anggaran 9 Berani kepada seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah yang mencapai angka lebih dari Rp840 miliar. Selain dana 9 Berani, Kota Palu juga menerima Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan I bulan April 2026 sebesar kurang lebih Rp18 miliar.
Komitmen Integrasi Pembangunan
Hadir mewakili Pemerintah Kota Palu, Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin, sebagai wujud komitmen mendukung perencanaan pembangunan yang terintegrasi antara pemerintah kota dan provinsi.
Adapun Musrenbang RKPD tahun ini mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas dan Berkelanjutan Melalui Mobilitas Investasi, Produktivitas, dan Kualitas SDM.”
Acara yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menekankan pentingnya sinergi dalam perencanaan pembangunan ke depan. Gubernur menyoroti sejumlah isu strategis yang masih menjadi tantangan, seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.
“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Anwar Hafid.
Rangkaian kegiatan Musrenbang RKPD Provinsi Sulteng akan dilanjutkan selama tiga hari ke depan di Kantor Bappeda Provinsi Sulteng. Sebagai bagian dari kemeriahan acara, dilakukan pula pelepasan simbolis ekspor durian beku asal Kabupaten Sigi ke Tiongkok sebanyak 27 ton.









