PALU, beritapalu.ID | Kebakaran terjadi pada sebuah ruko di Jalan Danau Lindu, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Selasa (7/4/ 2026). Ruko dua lantai milik pasangan Darmo (58) dan Feni (56) yang berfungsi sebagai toko sekaligus gudang penyimpanan.
Bangunan tersebut menyimpan berbagai barang dagangan mudah terbakar seperti minyak, permen, mainan anak-anak, serta bahan kue. Pemilik menjalankan usaha di lokasi tersebut sambil menggunakannya sebagai tempat tinggal.
Berdasarkan keterangan pemilik, saat kebakaran terjadi Feni berada di lantai dua dan mencium bau asap. Ia segera memberitahukan kepada suaminya, Darmo, yang berada di lantai dasar. Awalnya, Darmo mengira bau tersebut berasal dari aktivitas memasak. Namun, tidak lama kemudian asap tebal mulai memenuhi seluruh ruangan.
Menyadari kondisi berbahaya, keduanya segera keluar dari ruko untuk menyelamatkan diri. Sumber asap diketahui berasal dari gudang di lantai dasar yang berisi berbagai barang mudah terbakar.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama beberapa jam untuk mengendalikan dan memadamkan api yang terus membesar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WITA.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena sebagian besar isi gudang dan bangunan ikut terbakar. Kerugian ini menyangkut inventaris barang dagangan dan kerusakan struktur bangunan.
Kapolsek Palu Barat, IPTU Irfan Muzakar mengungkapkan, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah pengamanan di lokasi kejadian. “Kami telah mengamankan area tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, serta mengimbau masyarakat untuk menjauh agar proses pemadaman dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di area gudang. “Berdasarkan hasil awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik di gudang yang menyimpan banyak barang berbahan plastik, sehingga api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bangunan,” jelas IPTU Irfan Muzakar.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mengumpulkan data lengkap mengenai insiden tersebut. Hasil penyelidikan akan membantu dalam upaya pencegahan kebakaran serupa di masa mendatang.











