PALU, beritapalu.ID | Kompleks Alkhairaat Pusat Kota Palu dipadati ribuan Abnaul Khairaat dari berbagai penjuru untuk memperingati Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua — ulama besar yang namanya tak terpisahkan dari sejarah pendidikan Islam di kawasan timur Indonesia.
Tampak hadir Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, dan Ketua DKPP RI Heddy Lugito. Dari tingkat daerah, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid hadir bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin turut hadir sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Palu dalam memuliakan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan Guru Tua.
Haul tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Spirit Keteladanan Guru Tua dalam Bingkai Peradaban Ilmu dan Akhlak.” Rangkaian acara diisi dengan zikir, doa bersama, dan tausiyah yang mengulas perjalanan hidup Sayyid Idrus bin Salim Aljufri dalam menyebarkan Islam yang moderat, damai, dan berlandaskan akhlakul karimah.
Gubernur Anwar Hafid dalam sambutannya menyambut seluruh jamaah yang memenuhi Kota Palu.
“Selamat datang di Kota Palu, di serambi Guru Tua. Semoga di masa-masa mendatang kita semua bertekad menjadikan arena ini menjadi arena yang representatif, sejuk, dan kita tata bersama,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan melanjutkan warisan perjuangan Guru Tua, terutama dalam memperkuat pendidikan berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.
Suasana khusyuk menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Para jamaah — mulai dari santri, alumni, tokoh agama, hingga masyarakat umum — dengan hikmat mengikuti setiap prosesi, seraya memanjatkan doa dan memperbarui tekad untuk meneladani nilai-nilai luhur yang telah diwariskan sang Guru Tua.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya