KUALA LUMPUR, MALAYSIA, beritapalu.ID | PT Vale Indonesia Tbk meraih Gold Award dalam kategori Biodiversity Conservation pada ajang Asia ESG Positive Impact Awards 2025 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Penghargaan tersebut diberikan untuk program Kehati Lutim Bersinergi, sebuah inisiatif konservasi keanekaragaman hayati terpadu di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Program ini dinilai berhasil menjadi model nasional konservasi berbasis sains dan kolaborasi multi-pihak di kawasan tambang.
“Penghargaan ini bukan sekadar hadiah, ini adalah panggilan untuk bertindak. Dunia membutuhkan pertambangan yang bertanggung jawab dan alam yang terjaga,” kata Budiawansyah, Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia.
Program Kehati Lutim Bersinergi dirancang untuk memulihkan ekosistem pascatambang melalui pendekatan nature-based solutions dengan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, koperasi petani, dan masyarakat lokal.
Fokus program meliputi reforestasi lahan pascatambang dengan spesies endemik Sulawesi, konservasi satwa endemik seperti Rusa Timorensis dan kupu-kupu Cethosia myrina, rehabilitasi Daerah Aliran Sungai seluas 10.000 hektare, serta pemberdayaan masyarakat lokal.
PT Vale telah menanam lebih dari 4 juta pohon dan merehabilitasi 10.000 hektare lahan kritis. Indeks keanekaragaman hayati flora meningkat hingga 3.0 dan fauna 2.85, yang menunjukkan ekosistem sehat dan stabil.
Program ini menggunakan inovasi Metode Rootballed untuk mempercepat rehabilitasi dan KOKKUBI (Konservasi Kupu-Kupu Binaan) untuk menciptakan habitat kupu-kupu endemik.
Penangkaran Rusa Timor bekerja sama dengan BKSDA telah membiakkan 55 individu sejak 2008, dengan sebagian telah dilepasliarkan ke habitat alamnya.
Program ini melibatkan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Dinas Kehutanan Sulawesi Selatan, Universitas Hasanuddin, dan Koperasi Serba Usaha Mitra Masyarakat Alam yang melibatkan lebih dari 300 warga lokal.
Sebelumnya, PT Vale juga meraih Lestari Awards 2025 dari KG Media untuk program yang sama, menegaskan peran perusahaan sebagai pelopor pertambangan berkelanjutan di Indonesia.











