PALU, BeritaPalu – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Bina Akrab di Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah pada Kamis, 20 Agustus 2026. Momen penting ini menandai dimulainya fase perkuliahan bagi mahasiswa baru, dengan Imelda Muhidin membuka PKKMB STAH Dharma Sentana sebagai wadah pembentukan karakter.
Kegiatan PKKMB yang mengusung tema “Satya, Jnana, Maitri: Teguh dalam Kebenaran, Cerdas dalam Ilmu Pengetahuan, Erat dalam Persaudaraan” ini berfokus pada pembangunan karakter, penguatan integritas akademik, dan penumbuhan toleransi di kalangan mahasiswa baru. Inisiatif ini selaras dengan visi pendidikan yang holistik.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin mengingatkan para mahasiswa baru akan pentingnya kedewasaan sikap di fase perkuliahan. Ia menekankan bahwa kebebasan akademik di kampus jauh lebih luas dibandingkan saat di bangku SMA, menuntut tanggung jawab yang lebih besar.
“Pada hari ini kalian masuk dalam sebuah fase yang berbeda. Ini fase anak-anak dari SMA masuk ke lingkungan kampus yang mungkin kebebasannya lebih daripada waktu kalian di SMA,” kata Imelda Liliana Muhidin, Wakil Wali Kota Palu.
Imelda juga menegaskan bahwa bangku kuliah bukan sekadar tempat mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semata. Ia mendorong mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan menjadi pemecah masalah yang efektif bagi lingkungan sekitar mereka, tidak hanya terpaku pada nilai.
“Jadilah mahasiswa yang benar-benar belajar, bukan hanya mengejar gelar dan ijazah. Kalian belajar bagaimana berpikir kritis, tetapi juga solutif. Kalian harus mempunyai solusi yang efektif, aktif, dan bermanfaat bagi lingkungan maupun sesama,” tegas Imelda Liliana Muhidin, Wakil Wali Kota Palu.
Selain aspek akademik, Imelda Muhidin juga memberikan pesan tentang pentingnya memilih lingkungan pertemanan. Ia berpesan agar mahasiswa mencari sahabat yang dapat mengarahkan pada kebaikan, bukan sekadar membenarkan perilaku yang keliru, guna mendukung perkembangan positif.
Wakil Wali Kota Palu tersebut turut mengapresiasi suasana kebhinekaan yang terjaga apik di kampus STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah. Meskipun berbasis keagamaan Hindu, kampus ini menunjukkan keterbukaan dengan menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang agama, termasuk Islam dan Kristen.
Menurut Imelda, fakta ini merupakan gambaran nyata dari wajah Kota Palu yang menjunjung tinggi toleransi dan persaudaraan. Ia menegaskan bahwa perbedaan cara beribadah bukanlah penghalang untuk tetap bersatu sebagai saudara sebangsa dan setanah air.
“Di Kota Palu ini luar biasa. Kita sama-sama bersaudara. Tidak ada perbedaan di antara kita. Yang membedakan hanya cara kita berdoa dan beribadah sesuai agama masing-masing, tetapi kita tetap satu sebagai saudara,” tutur Imelda Liliana Muhidin, Wakil Wali Kota Palu.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin berharap agar seluruh mahasiswa baru dapat menuntaskan masa studinya dengan kompetensi yang mumpuni. Ia berpesan agar mereka menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, kampus, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Kota Palu serta Indonesia di masa depan.





