MAKASSAR, beritapalu.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar sosialisasi Buku Panduan dan Checklist Audit Pertamina Way bagi pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT) di Makassar, Rabu–Kamis (21–22/10/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kesiapan fasilitas pengisian dan pemeliharaan tabung guna menjamin keandalan penyaluran LPG kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti peserta dari wilayah Sulawesi hingga Maluku–Papua. Sosialisasi diisi oleh tim Gas Channel Improvement, Gas Channel Operation, serta auditor dari TUV Rheinland.
Pembaruan panduan dan mekanisme audit tersebut berpatokan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2021,Kepmen Teknik dan Lingkungan ESDM Nomor 199K/HK.02/DMT/2024, serta Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2009.
Melalui evaluasi ini, SPBE di Sulawesi ditargetkan meraih predikat certified, sedangkan BPT ditargetkan mencapai predikat excellent. Evaluasi mencakup kesiapan instalasi, keandalan peralatan, sistem proteksi keselamatan, hingga kelengkapan dokumen operasional.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto,menegaskan konsistensi menjaga standar fasilitas menjadi kunci utama kelancaran pasokan energi warga.
“LPG merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Setiap fasilitas pengisian dan pemeliharaan wajib dikelola dengan standar teknis serta keselamatan tinggi. Kami ingin hasil audit ini ditindaklanjuti secara nyata di lapangan,” ujar Lilik dalam siaran pers, Jumat (23/10/2026).
Lilik juga menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh pengelola fasilitas untuk menyelesaikan setiap temuan audit sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen terus memperketat pengawasan standar operasional infrastruktur LPG. Untuk informasi, pertanyaan, maupun keluhan terkait layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135.











