PaluReligi

Anak Dibekali, Pesantren Kilat Ramadan di LPKA Palu Ditutup

×

Anak Dibekali, Pesantren Kilat Ramadan di LPKA Palu Ditutup

Share this article
Penutupan pesantren kilat LPKA Palu, JUmat (6/3/2026). (©Humas Ditjenpas Sutleng)
Penutupan pesantren kilat LPKA Palu, JUmat (6/3/2026). (©Humas Ditjenpas Sutleng)

PALU, beritapalu.ID | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menutup kegiatan Pesantren Kilat Ramadan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan bagi anak binaan selama bulan Ramadhan.

Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulteng, Maulana Luthfiyanto, menegaskan bahwa pesantren kilat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari proses pembinaan karakter yang lebih menyeluruh.

“Pesantren kilat ini bukan hanya kegiatan seremonial Ramadan, tetapi bagian dari proses pembinaan untuk menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada anak binaan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi bekal moral dan spiritual bagi anak binaan ketika kelak kembali ke masyarakat. “Jadikan masa ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan membangun masa depan yang lebih cerah,” tegasnya.

Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu atas dukungannya dalam pelaksanaan pesantren kilat selama Ramadhan. Kepala Kemenag Kota Palu, H. Ahmad Hasni, turut memberikan pesan kepada anak binaan agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri.

“Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri. Jadilah manusia yang memberi manfaat bagi orang lain,” pesannya.

Kegiatan penutupan juga diisi dengan penyerahan paket sembako kepada keluarga anak binaan yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan moral bagi keluarga mereka.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 7 March, 2026
Seminar Hasil Kajian Spesies Ekosistem Mangrove, Perhutanan Sosial, dan Taman Hutan Raya (Tahura) Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Fakultas Kehutanan (Fahutan) Untad, Rabu (22/04/2026). (©ROA Sulteng)
Lingkungan

Hasil kajian ekosistem mangrove di kawasan Oncone Raya menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, di mana dari luas sekitar 31,44 hektar, hanya sekitar 18,7% yang masih berupa vegetasi mangrove, sementara 50,3% telah beralih menjadi tambak dan 31% merupakan areal terbuka.

Ketua Tim Kompolnas RI Gufron (kedua kiri) meninjau proses rekrutmen anggota Polri di Palu, Rabu (22/4/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan pemantauan dan pengawasan Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh tahapan rekrutmen berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, Rabu (22/4/2026).