beritapalu.id
Saturday, 7 Feb 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Buol

Pemkab Buol Pastikan Ikan Mati Terdampar Bukan Akibat Bahan Berbahaya

Published: 20 January, 2026
Share
Ikan mati terdampar di pantai Buol, Sabtu (17/1/2026). (©Tangkapan layar/Manase Limpong Lin)
Ikan mati terdampar di pantai Buol, Sabtu (17/1/2026). (©Tangkapan layar/Manase Limpong Lin)
SHARE

BUOL, beritapalu.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perikanan Kabupaten Buol memastikan bahwa ikan yang terdampar dan memenuhi pesisir pantai di Buol seperti video yang beredar di media sosial tidak disebabkan oleh penggunaan bahan berbahaya seperti potasium, sianida, bom ikan, maupun fenomena alam tertentu.

Kepastian itu disampaikan setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi langsung di lapangan oleh instansi terkait, Minggu (18/1). Ikan yang ditemukan terdampar diketahui merupakan jenis ikan kerong-kerong atau ikan piok (Terapon jarbua).

Kepala DLH Kabupaten Buol, Syarif Badalu menjelaskan, berdasarkan hasil konfirmasi dan laporan lapangan, ikan-ikan tersebut bukan mati akibat penggunaan bahan kimia berbahaya, melainkan merupakan hasil tangkapan nelayan yang ditinggalkan karena keterbatasan kapasitas perahu.

“Dari hasil penelusuran kami, ikan itu bukan mati karena potas atau bahan berbahaya lainnya. Ikan tersebut merupakan hasil tangkapan nelayan yang didampar dan akhirnya terdampar di pesisir pantai,” jelas Syarif.

BACA JUGA:  Pedagang Pasar Bugis Buol Titip Harapan Bantuan Modal ke Ahmad Ali

Ia menambahkan, seorang nelayan bernama Iwan, warga Kelurahan Buol, Kecamatan Biau, telah dikonfirmasi sebagai pihak yang melakukan penangkapan ikan tersebut. Dalam keterangannya, nelayan tersebut menyebutkan hasil tangkapan cukup banyak dan beragam, seperti ikan bubara, kuli-kuli, serta ikan piok. Namun, karena keterbatasan daya tampung perahu, sebagian ikan terpaksa ditinggalkan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buol, Tonang Mallongi, juga memberikan klarifikasi untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial.

“Kami mengklarifikasi kejadian ikan terdampar di pantai Kabupaten Buol, tepatnya di Kelurahan Kali, belakang SPBU atau Pertamina. Kejadian ini sempat menimbulkan kontroversi dan kekhawatiran di masyarakat,” ujarnya.

Menurut Tonang, ikan yang terdampar didominasi jenis ikan piok yang secara umum kurang diminati masyarakat untuk dikonsumsi. Akibatnya, ikan tersebut sering tidak diambil nelayan dan dibiarkan hingga terbawa arus ke pesisir pantai.

BACA JUGA:  Hilang Saat Melaut, Jenazah Arwin Ditemukan Mengapung

Ia menegaskan kemungkinan penggunaan potasium atau sianida sangat kecil, karena zat tersebut biasanya berdampak pada ikan karang atau ikan dasar, bukan ikan lapisan tengah seperti ikan piok.

“Ikan ini tertangkap secara tidak sengaja menggunakan alat tangkap pukat tarik pantai atau soma dampar. Nelayan awalnya mengira gerombolan ikan tersebut bernilai ekonomis tinggi, namun setelah jaring ditarik, hasilnya justru didominasi ikan piok,” jelasnya.

Terkait beredarnya foto dan video di media sosial, Dinas Perikanan Kabupaten Buol mengimbau para nelayan agar lebih bijak dalam menangani hasil tangkapan yang tidak dimanfaatkan.

“Kami mengingatkan agar ke depan nelayan tidak membiarkan ikan hasil tangkapan mati dan terdampar di pantai, karena dapat menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di masyarakat,” tegas Tonang.

BACA JUGA:  Penyidik Gakkumdu Polres Buol Tangani Kasus Dugaan Politik Uang

Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan fenomena ikan terdampar seperti ini bukan kali pertama terjadi, namun jumlah ikan yang relatif lebih banyak pada kejadian kali ini memicu perhatian publik dan spekulasi beragam.

Pemkab Buol mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta mengajak semua pihak menjaga kelestarian lingkungan laut. Pemerintah daerah memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor guna memastikan aktivitas penangkapan ikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Reporter: Afdhal Fauzi

Editor: beritapalu

TAGGED:dlh buolikan matiikan terdamparpemkab buolpesisr pantai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Petugas mengevakuasi jenazah seorang mahasiswa berinisial A di sebuah kamar kos di Tondo, Palu, Jumat (16/1/2026). (©Humas Polresta Palu) Mahasiswa Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Kamar Kos Palu
Next Article Ilustrasi tanaman mangrove. (©bmzIMAGES/Basri Marzuki) Tambang Pasir di Touna Diduga Rusak Ekosistem Mangrove

Berita Terbaru

Personel Basarnas mengidentifikasi lokasi tenggelamnya seoang anak di pantai Leok Buol, Jumat (6/2/2026). (©Basarnas Palu)
Buol

Tim SAR Tolitoli Gerak Cepat Cari Anak Tenggelam di Pantai Buol

6 February, 2026
Ilustrasi tambang emas rakyat. (©AntaraFoto/Fiqman Sunandar)
Bisnis

Komnas HAM Sulteng Desak Sweeping Sianida dan Merkuri di Tambang Ilegal

6 February, 2026
Peluncuran logo dan slogan global terbaru DFSK, "Drives for Better", di Jakarta, Kamis (5/2/2026). (©DFSK)
Bisnis

DFSK Perkenalkan Logo dan Slogan Baru “Drives For Better” di IIMS 2026

6 February, 2026
Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tahunan IJK 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026). (©OJK)
Bisnis

OJK Tetapkan Tiga Kebijakan Prioritas Jaga Sektor Jasa Keuangan

6 February, 2026
Polisi bersama warga berada di dekat pepohonan bekas terbakar di Desa Sakinah Jaya, Parigi Utara, Kamis (5/2/2026). (©Polres Parimo)
Headline

Kebakaran Lahan di Parimo Meluas Ke Sakinah Jaya dan Towera

5 February, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Sejumlah anak yang diduga keracunan makan MBG di Buol. (©Komas HAM Sulteng)
Buol

Komnas HAM Sulteng Desak Investigasi Menyeluruh Keracunan MBG di Buol

beritapalu
Ke-15 WNA asal Filipina yang telah tiba di kantor Imigrasi Palu, JUmat (25/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Buol

15 WNA Filipina Jalani Karantina di Detensi Imigrasi Palu Sebelum Dipulangkan

beritapalu
Sejumlah warga Filipina yang diselamatkan oleh nelayan di Buol, Kamis (22/1/2026). (©Huams Porles Buol)
Buol

Imigrasi Palu akan Pulangkan 15 WNA yang Terdampar di Buol

beritapalu
Sejumlah warga Filipina yang diselamatkan oleh nelayan di Buol, Kamis (22/1/2026). (©Huams Porles Buol)
Buol

Nelayan Buol Selamatkan 15 WNA Filipina yang Hanyut 13 Hari di Laut

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?