PaluPemkot Palu

Pemkot Palu Rancang Elevated Road Silebeta Mirip di Jepang

×

Pemkot Palu Rancang Elevated Road Silebeta Mirip di Jepang

Share this article
Wali Kota Palu Hadianto bersama Wawali Imelda saat berkunjung ke Kantor BPKP Sulteng, Selasa (11/11/2025). (©Prokopim Setda Kota Palu/Yuspi)
Wali Kota Palu Hadianto bersama Wawali Imelda saat berkunjung ke Kantor BPKP Sulteng, Selasa (11/11/2025). (©Prokopim Setda Kota Palu/Yuspi)

PALU, beritapalu.ID | Pemerintah Kota Palu merencanakan pembangunan Elevated Road Silebeta (Silae, Lere, Besusu, Talise) dengan konsep tata ruang perkotaan ala Jepang yang akan dilengkapi food street sepanjang 4,3 kilometer untuk 781 lapak UMKM pada tahun 2026.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengungkapkan rencana tersebut saat melakukan kunjungan ke Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (11/11/2025).

“Ke depan, kami berencana menghadirkan program food street sepanjang 4,3 kilometer dengan menyediakan sekitar 781 lapak bagi pelaku UMKM, sebagai bagian dari penataan kawasan Teluk Palu,” kata Hadianto.

Ia menjelaskan program tersebut akan dibarengi dengan penataan jalur dua, perbaikan drainase, serta penguatan sektor UMKM dan pariwisata perkotaan secara berkelanjutan.

Hadianto menyatakan konsep pengembangan di kawasan Elevated Road Silabeta akan dirancang menyerupai tata ruang perkotaan di Jepang. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM secara signifikan pada tahun 2028.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk ekspose permohonan penjelasan terkait rencana pembangunan dan penataan kawasan Elevated Road Silabeta yang akan dimulai pada 2026.

Hadianto didampingi Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka disambut Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah Agus Yulianto beserta jajaran pejabat struktural.

Pertemuan di Ruang Koordinasi Kepala Perwakilan membahas sinergi dan kolaborasi antara Pemkot Palu dan BPKP dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Wali Kota juga menyampaikan gagasan mengembangkan kawasan Teluk Palu sebagai pusat ekonomi dan wisata baru seiring rampungnya proyek elevated road.

Kepala BPKP Sulteng Agus Yulianto menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah dan inovasi Pemkot Palu dalam pengembangan kawasan strategis tersebut.

Ia menegaskan komitmen BPKP untuk terus mendukung langkah-langkah pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 11 November, 2025
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.