beritapalu.id
Wednesday, 21 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
HeadlineLingkunganSulteng

Dampak Perubahan Iklim Sudah Nyata, Juga Terjadi di Wilayah Sulteng

Published: 21 February, 2022
Share
Ilustrasi pengurangan dampak perubahan iklim dengan konservasi mangrove. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE
Ilustrasi pengurangan dampak perubahan iklim dengan konservasi mangrove. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Isu perubahan iklim (climate change) tak lagi menjadi bahan pembicaraan di konteks nasional, karena secara regional Sulawesi Tengah dampaknya juga sudah di depan mata dan bahkan nyata terjadi. 

Demikian antara lain dipaparkan Perwakilan Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palu Asep Firman Ilahi dalam seri diskusi perubahan iklim dan persoalan sampah bersama kelompok warga yang difasilitasi Yayasan Arkom Palu, Minggu (20/2/2022). 

Asep mengatakan, pemanasan global yang terjadi di seluruh dunia sebagai salah satu efek perubahan iklim juga sudah terjadi di Indonesia dan bahkan di Sulawesi Tengah.  

Secara sepesifik dalam pantauannya selama 44 tahun terakhir (1976-2020), trend perubahan suhu dan hujan cenderung meningkat di Sulawesi Tengah. Perubahan itu secara umum seperti peningkatan suhu secara global yakni mencapai 1,5 derajat dalam 100 tahun terakhir. 

BACA JUGA:  Hadapi Bencana Alam, Jajaran Polda Sulteng Gelar Apel Konsolidasi

“Kalau ini terus terjadi dan kita diam saja, maka efeknya tentu akan makin besar,” sebut Asep. 

Bahkan Asep mencontohkan tentang ikan endemik di Danau Lindu yang makin sedikit. Beberapa tahun lalu, warga setempat masih bisa menangkap ikan itu sampai 200 ton. Namun dalam waktu empat tahun saja, maksimal yang bisa ditangkap oleh nelayan setempat hanya 15 ton. 

Salah satu penyebab penurunan tangkapan itu karena populasi ikan yang makin menurun. Penurunan populasi itu disebabkan karena air hujan yang turun di danau itu makin tinggi tingkat keasamannya. Keasaman air hujan itu disebabkan banyaknya senyawa karbon yang diserap di udara. Karbon yang banyak di udara disebabkan karena banyak hutan yang rusak, dan seterusnya, kata Asep. 

BACA JUGA:  10 dari 11 Tersangka Kejahatan Seksual Anak di Parigi Moutong Sudah Ditahan

Tak itu saja, perubahan iklim juga membuat curah hujan makin tinggi dan menimbulkan anomali cuaca. Di Palu lanjutnya, jumlah curah hujan pada periode musim hujan tidak banyak berubah, namun jumlah hari hujan lebat yang meningkat. 

“Ini mengakibatkan potensi bencana hidrometeorologi meningkat, seperti banjir bandang, longsor dan sebagainya,” imbuhnya. 

Pengaruh perubahan iklim juga terjadi di sektor perikanan. Pemasanan global mengakibatkan pencairan es di kutub dan menyebabkan kenaikan air permukaan laut. Kenaikan itu merusak terumbu karang dan menyebabkan putusnya mata rantai makanan bagi satwa di laut. 

“Hasil tangkapan nelayan akan makin berkurang,” imbuhnya. 

Lalu apa yang harus dilakukan agar perubahan iklim ini dapat diminimalisir dampaknya atau menekan laju efek yang ditimbulkannya. Kata Asep banyak yang bsia dilakukan seperti menghemat penggunaan l;istrik, air, menggunakan produk ramah lingkungan, mendaur ulang sampah, menggunakan kendaraan umum, mengunragi pemakaian gas aerosol, juga menanam pohon pohon untuk menyerap karbon di udara. 

BACA JUGA:  Realisasi KPR FLPP 2025 di Sulteng Capai 14.811 Unit Rumah

“Ini butuh kesadaran dan peran serta kita semua,” tandas Asep. (afd) 

Editor: beritapalu

TAGGED:arkom paluasep firman ilaihibmkgclimate changemangroveperubahan iklim
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Spontanitas Pungut Sampah Mahasiswa Untad di Hari Peduli Sampah Nasional 
Next Article Operasi Keselamatan Tinombala 2022 Digelar 14 Hari, Ini Prioritasnya 

Berita Terbaru

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal pada penyerahan ETLE Handheld untuk Polda Sulteng di Palu, Selasa (20/1/2026). (©Humas {Polda Sulteng)
Palu

Korlantas Polri Gelar Pelatihan dan Distribusi ETLE Handheld di Polda Sulteng

20 January, 2026
Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, (tengah) pada RDP denagn DPR, Selasa (20/1/2026). (©Pt Vale Indonesia)
Bisnis

PT Vale Sampaikan Komitmen Hilirisasi Nikel dalam RDP Komisi XII DPR RI

20 January, 2026
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban kedua pesawat ATR42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung Maros, Sulsel, Selasa (20/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Kedalaman 350 Meter

20 January, 2026
Ilustrasi tanaman mangrove. (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Lingkungan

Tambang Pasir di Touna Diduga Rusak Ekosistem Mangrove

20 January, 2026
Ikan mati terdampar di pantai Buol, Sabtu (17/1/2026). (©Tangkapan layar/Manase Limpong Lin)
Buol

Pemkab Buol Pastikan Ikan Mati Terdampar Bukan Akibat Bahan Berbahaya

20 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Peringatan Hari Dharma Samudra di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali, Kamis (15/1/2026). (©Vale Indonesia)
Militer

PT Vale Perkuat Sinergi Lintas Sektor di Hari Dharma Samudera

beritapalu
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Lolu, Sigi, Senin (19/1/2026). (©Pendam23)
Militer

Pangdam XXIII/Palaka Wira Tinjau Pembangunan KDKMP Desa Lolu

beritapalu
Petugas menggeledah terduga penyalahgunaan narkoba di Banggai. (@Humas Polres Banggai)
Banggai

Polres Banggai Gagalkan Penyelundupan 50 Gram Sabu Jaringan Palu-Luwuk

beritapalu
Foto udara pemukiman penduduk yang terendam banjir di Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Selasa (26/12/2023). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Aceh Utara sebanyak 1.504 jiwa atau 5.583 kepala keluarga mengungsi dan 11.852 jiwa atau 40.435 kepala keluarga terdampak banjir tersebut. ANTARA FOTO/Mirza Baihaqie/Lmo/foc.
Komunitas

KIARA: Banjir Bukan Sekadar Hidrometeorologi, Tapi Ekologis Akibat Buruk Tata Kelola

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?