beritapalu.id
Wednesday, 21 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Video

Menghadang Abrasi di Teluk Palu

Published: 9 September, 2021
Share
SHARE

Sekitar 23 persen bakau di dunia tumbuh di Indonesia. Bakau ini melindungi pantai dari abrasi, banjir dan tsunami. Namun sejak 1980-an, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), sekitar 40 persen hutan bakau tersebut telah rusak dan perusakan itu berkontribusi terhadap pemanasan global.

Approximately 200 patients with newly diagnosed Parkinson’s disease participated in a clinical study of cabergoline monotherapy. It is a combination of four drugs in one pill, taken once a day. Take triamterene and hydrochlorothiazide exactly as directed . It is wise to avoid use loperamide in patients who require bethanechol.

Garis pantai Teluk Palu yang meliputi Kota Palu dan Kabupaten Donggala di Sulawesi Tengah tak luput dari kerusakan hutan bakau tersebut. Dulunya, garis pantai sepanjang lebih dari 67 kilometer itu tertutupi hutan bakau. Namun kini hanya menyisakan tak lebih dari 10 hektar atau sepanjang 2,5 kilometer. Hilangnya hutan bakau itu antara lain disebabkan oleh penebangan, pemukiman, hotel, dan dermaga.

BACA JUGA:  Rindu yang Membuncah di Pantai Talise..

Ketika tsunami menghantam Kota Palu dan Donggala dengan skala yang cukup besar pada 28 September 2018, sebagian besar pesisir pantai hancur karena bakau yang seharusnya menjadi penghadang tsunami sudah rusak dan hilang.

Ekosistem bakau yang tersisa hanyalah Gonenggati yang terletak di Kabupaten Donggala. Hutan bakau yang dilestarikan itu dikelola oleh kelompok pemuda yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) beranggotakan 30 pemuda lokal, diketuai seorang pemuda bernama Yuryanto.

Mereka menanam bibit bakau di lahan pesisir yang rusak dan juga menjadikannya sebagai laboratorium bagi pelajar dan mahasiswa, serta menyulapnya sebagai tempat wisata dengan melibatkan masyarakat sekitarnya.

Meski dijadikan sebagai obyek wisata, hutan bakau tersebut juga menjadi sumber penghidupan nelayan lokal untuk menangkap udang dan kepiting.

Kesadaran pentingnya melestarikan bakau menjadi motivasi utama bagi kelompok pemuda itu. Mereka menyadari, wilayahnya tak memiliki sumberdaya yang bisa diandalkan untk mengangkat tingkat kehidupan mereka menjadi lebih baik, dan di sisi lain, hutan bakau disadari pula sangat efektif dalam menyerap karbon.

BACA JUGA:  Kembalinya Penanda Tsnunami Itu ke Laut

Tak sebatas itu, kesadaran itu juga ditularkan kepada berbagai kelompok lainnya untuk turut mengambil peran, tak sekadar melindungi pesisir, tetapi juga untuk keberlanjutan generasi berikutnya.

Penelitian yang dilakukan oleh National University of Singapore pada 2018 menyimpulkan bahwa hutan bakau adalah habitat yang paling hemat biaya untuk mengurangi emisi karbon. Vegetasi pantai tumbuh cepat dan menyimpan karbon organik lebih efisien daripada hutan hujan tropis atau ekosistem lainnya.

Tanah ekosistem mangrove adalah yang paling penting karena 78 persen karbon tersimpan di tanah, 20 persen di pohon hidup dan dua persen di pohon mati. Saat digunduli, ekosistem mangrove melepaskan karbon dioksida (CO2) ke udara.

Di Indonesia, 190 juta metrik ton CO2 dibebaskan setiap tahun karena deforestasi hutan bakau, yang mencapai 42 persen dari emisi gas rumah kaca.

BACA JUGA:  Beternak Sapi di TPA Kawatuna

Di tempat lain, para pecinta lingkungan menuntut untuk menghentikan deforestasi dan memulihkan hutan bakau di Teluk Palu, terlebih menilik dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh tsunami September 2018 lalu yang memporak-porandakan garis pantai Teluk Palu dan lebih jauh lagi terus mengikis pantai sepanjang Teluk Palu.

Bencana tsunami telah membuktikan jika pesisir pantai Gonenggati sedikit pun tidak mengalami kerusakan apalagi menelan korban jiwa karena perlindungan hutan bakau yang dikelola kelompok pemuda itu.

Atas hal itu, kelompok tani hutan ini bersama pecinta lingkungan lainnya menolak jika perlindungan terhadap garis pantai dilakukan dengan membangun tanggul beton. Selain padat modal, tanggul beton dinilainya memisahkan sosio ekonomi mastakaat pesisir dengan laut yang menjadi sumber penghidupannya. Tanggul beton dinilai tak bisa memberi kontribusi yang siginifikan terhadap ancaman pemanasan global yang sudah tampak di depan mata.

Naskah dan Foto: Basri Marzuki / bmzIMAGES

Editor: beritapalu

TAGGED:abrasimangroveteluk palu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Pengecekan Kesiapan Operasional Kendaraan Dinas Lalulintas
Next Article Curi Beras 20 kilogram, MI Babak Belur Dihakimi Massa

Berita Terbaru

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal pada penyerahan ETLE Handheld untuk Polda Sulteng di Palu, Selasa (20/1/2026). (©Humas {Polda Sulteng)
Palu

Korlantas Polri Gelar Pelatihan dan Distribusi ETLE Handheld di Polda Sulteng

20 January, 2026
Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, (tengah) pada RDP denagn DPR, Selasa (20/1/2026). (©Pt Vale Indonesia)
Bisnis

PT Vale Sampaikan Komitmen Hilirisasi Nikel dalam RDP Komisi XII DPR RI

20 January, 2026
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban kedua pesawat ATR42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung Maros, Sulsel, Selasa (20/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Kedalaman 350 Meter

20 January, 2026
Ilustrasi tanaman mangrove. (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Lingkungan

Tambang Pasir di Touna Diduga Rusak Ekosistem Mangrove

20 January, 2026
Ikan mati terdampar di pantai Buol, Sabtu (17/1/2026). (©Tangkapan layar/Manase Limpong Lin)
Buol

Pemkab Buol Pastikan Ikan Mati Terdampar Bukan Akibat Bahan Berbahaya

20 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Penanaman mangrove di Pantai Mamboro. (©MAL)
Lingkungan

Sutan Raja Hotel Tanam 500 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Mamboro

beritapalu
Wawali Imelda pada pembukaan seminar kelayakan elevated road untuk UMKM berbasis wsiata di palu, Kamis (4/12/2025). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imron)
Bisnis

Kelayakan Elevated Road untuk UMKM Berbasis Wisata Diseminarkan

beritapalu
Foto bersama usai tanam pohon di Tahura Kapopo, Jumat (28/11/2025). (©ROA Sulteng)
Lingkungan

ROA dan UPT Tahura Sulteng Tanam 1.300 Pohon Serentak

beritapalu
Foto bersama usai menanam mangrove di panta Desa {omululu, Balaesang Tanjung Donggala, Jumat (21/11/2025). (©Yayasan Matahri bangsa)
Donggala

Yayasan Matahari Bangsa Tanam 400 Bibit Mangrove di Pomolulu

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?