FotoInspirasi

“Pulang” dengan Getir

×

“Pulang” dengan Getir

Share this article
(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

 

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Tiga tahun di ruang sempit, panas, dan pengap
Tiga tahun di jalan tanah berdebu, kumal, dan riuh
Tiga tahun di antrean masuk WC
Tiga tahun menanti yang tak kunjung datang.

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Tapi kita dekat satu sama lain
Tapi kita terkekeh satu sama lain
Tapi kita saling berbagi satu sama lain
Tapi kita sama-sama menanti yang tak kunjung datang.

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kita sudah cukup lama di sini
Kini Tuan lahan sudah berhajat
Kita harus segera angkat kaki
Kini belanga pun harus dibawa

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kemana kita..?

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kemana lagi kalau bukan ke tempat asal
Kemana lagi kalau bukan ke pantai
Kemana lagi kalau bukan ke zona merah

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Karena di sanalah kita dikehendaki hidup..

#yangsabarsodaraku
#photojournalism #photojournalist #reportage #documentary #storytelling #visualstory #disaster #survivor #tsunami #lere #palubay #bmzimages

Foto-foto ini juga ditayangkan di laman instagram @bmz_bmz

dan juga di pojokPALU.com

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 11 December, 2021
Siswa mengenakan baju tradisional berjalan di atas karpet pada fashion show merayakan Hari Kartini di SD Inpres Palupi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Suasana di SD Inpres Palupi, Palu, Selasa (21/4/2026) berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.30 WITA, satu per satu siswa berdatangan dengan balutan pakaian tradisional. Anak laki-laki mengenakan batik, beberapa lengkap dengan peci atau penutup kepala khas daerah, sementara anak perempuan tampil anggun dengan kebaya dan busana tradisional beragam warna.

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menaiki bus TransPalu untuk menumpang ke kantor di salah satu halte bus di Palu. Sulawesi Tengah, Selasa (14/4/2026). (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Editorial

Perubahan besar terjadi di halte-halte Bus TransPalu Kota Palu sejak awal minggu ini. Tempat-tempat yang biasanya sepi, kini dipenuhi puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengantre dengan sabar menunggu bus tiba.

Warga mengambil Burasa untuk disantap pada Lebaran Burasa di Masjid At-Tauhid, Kayumalue Ngapa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Malam itu, aroma santan menguar dari balik lipatan daun pisang yang tersusun rapi di atas nampan-nampan. Di dalam Masjid At-Tauhid, Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kota Palu, puluhan warga duduk bersila di atas karpet hijau, bahu-membahu, piring-piring kecil berjajar di hadapan mereka.

Warga membeli ikan cakalang di Pasar inpres Manonda, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Suasana Pasar Manonda di hari keempat pascalebaran sudah ramai seperti biasa. Meja-meja lapak basah berjejer, dipenuhi ikan segar yang mengilap terkena cahaya lampu. Di antara kerumunan pembeli, Eni berjalan pelan, matanya menyapu deretan ikan laut yang tersusun rapi.

Pedagang menyiapkan dagangannya di Pasar Tradisional Dolo, Sigi, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Matahari belum sepenuhnya naik ketika lapak-lapak di Pasar Tradisional Dolo sudah ramai. Para pedagang menggelar dagangan mereka di atas terpal aneka warna, menata sayuran segar, rempah-rempah, dan buah-buahan dengan cara yang sudah dilakukan bertahun-tahun lamanya — sederhana, tanpa banyak dekorasi, tapi semuanya tampak dan tercium segar.