PALU, beritapalu.ID | Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan pemantauan dan pengawasan Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh tahapan rekrutmen berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, Rabu (22/4/2026).
Ketua Tim Kompolnas RI Gufron mengatakan, pelaksanaan seleksi di Polda Sulteng yang sedang berlangsung dinilai berjalan sesuai prinsip yang ditetapkan. Ia menegaskan, kepercayaan publik terhadap institusi Polri harus terus dijaga melalui proses rekrutmen yang terbuka dan profesional.
“Rekrutmen yang bersih dan transparan adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap tahapan harus dijalankan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya di Aula Biro SDM Polda Sulteng.
Gufron mengingatkan agar setiap potensi penyimpangan dapat dicegah sedini mungkin melalui sistem pengawasan yang ketat dan berkelanjutan, baik dari internal maupun eksternal.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menyampaikan, pihaknya menyambut baik kehadiran Kompolnas dalam melakukan pengawasan langsung terhadap proses seleksi penerimaan anggota Polri.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan seleksi. Kehadiran Kompolnas tentu menjadi penguat bagi kami untuk memastikan proses ini berjalan sesuai aturan dan bebas dari intervensi,” ungkapnya.
Djoko menegaskan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut mengawasi jalannya seleksi serta melaporkan jika ditemukan indikasi pelanggaran.
“Kami berharap proses seleksi ini dapat melahirkan personel Polri yang unggul, profesional, dan humanis, sehingga mampu menjawab harapan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Biro SDM Kombes Pol Anton Sudjarwo, Kabiddokkes Kombes Pol dr. Edi Syahputra Hasibuan, dan Kabid Propam Kombes Pol Roy Satya Putra.
Pengawasan dari Kompolnas merupakan bentuk sinergi positif dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).











