Hukum-KriminalPalu

Dikira Pencuri, Ternyata ODGJ Diamankan Warga di Pasar Masomba

×

Dikira Pencuri, Ternyata ODGJ Diamankan Warga di Pasar Masomba

Share this article
Warga berkerumun untuk menyaksikan seorang ODGJ yang disangka pencuri di sekitar Pasar Masomba Palu, Sabtu (11/4/2026). (©Humas Polresta Palu)
Warga berkerumun untuk menyaksikan seorang ODGJ yang disangka pencuri di sekitar Pasar Masomba Palu, Sabtu (11/4/2026). (©Humas Polresta Palu)

PALU, beritapalu.ID | Seorang pria berinisial RRA (35 tahun) dari Desa Panau, Kabupaten Sigi Biromaru, diamankan paksa oleh warga di Pasar Masomba, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Sabtu (11/4/2026) pukul 19.15 WITA.

Pria itu diduga melakukan tindak pencurian di Jalan Tanjung Manimbaya, tepatnya di depan Toko Rima Furniture. Namun, dalam perkembangan penanganan, ternyata RRA adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Petugas Polsek Palu Selatan merespons laporan warga dan mendatangi lokasi. Sesampainya di tempat kejadian, petugas mendapati RRA dalam kondisi terikat di tiang teras/kanopi. Dia kemudian diamankan dan dibawa ke Markas Polsek Palu Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

Istri RRA berinisial D memberikan keterangan kepada kepolisian bahwa suaminya merupakan ODGJ. Pernyataan ini diperkuat dengan diserahkannya surat kontrol Jamkesmas dari RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah.

Hingga berita ini disusun, RRA masih berada dalam pengamanan Mako Polsek Palu Selatan. Dia mengalami luka memar di bagian dahi serta nyeri pada kaki kanan, diduga akibat tindakan massa sebelum diamankan petugas.

Kapolresta Palu Kombes Hari Rosena melalui Kapolsek Palu Selatan AKP Kasim Bohari menyampaikan bahwa dari hasil koordinasi Unit Reskrim, hingga saat ini belum ada pihak yang mengajukan laporan resmi sebagai korban atas dugaan pencurian dimaksud.

Oleh karena itu, apabila tidak ada laporan resmi yang masuk, RRA akan dikembalikan kepada pihak keluarga dengan arahan agar segera mendapatkan perawatan lanjutan di Rumah Sakit Jiwa Madani, Mamboro, Palu. penanganan kesehatan mental yang tepat, bukan tindakan kekerasan.

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 13 April, 2026
Ketu KONI Sulteng Fathur Rahman Razak bersama Wagub Sulteng Reny A Lamdjido pada kejuarana Berani Drag Race dan Drag di Palu beberapa waktu lalu. (©Panitia Drag Bike)
Olahraga

Upaya menekan aksi balap liar di Sulawesi Tengah (Sulteng) kini beralih ke lintasan resmi. Melalui inisiasi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng, Muhammad Fatur Razaq, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BERANI Drag Bike & Drag Race siap hadir sebagai wadah profesional bagi talenta muda lokal untuk beradu bakat dengan pembalap nasional.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi menyampaikan amanat pada upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional di Mapolda Sulteng, Jumat (17/4/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Kepala Polda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi menginstruksikan jajarannya mempersiapkan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, terutama mengantisipasi potensi aksi terkait rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di salah satu perusahaan pertambangan.

Kaplolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi pada pembukaan Rakernis Bidpropam Polda Sulteng di Aula Rupatama Polda Sulteng, Kamis (16/04/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Kapolda Sutleng Irjen Pol Endi Sutendi menyoroti meningkatnya pengawasan masyarakat terhadap kinerja Polri di era keterbukaan informasi. Menurutnya, setiap sikap dan tindakan anggota kini tidak hanya diukur dari kepatuhan hukum, tetapi juga dari dimensi etika, moral, integritas, dan rasa keadilan.