PALU, beritapalu.ID | Pemerintah Kota Palu menegaskan perubahan pendekatan dalam penanganan stunting dengan lebih menitikberatkan intervensi pada masa kehamilan. Penegasan itu disampaikan Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin saat memimpin kegiatan Rembuk Stunting di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Selasa (10/3/2026).
“Fokus penanganan stunting harus kita ubah, yaitu lebih menekankan pada masa kehamilan. Artinya perhatian kita harus lebih besar kepada ibu hamil dan calon ibu hamil,” tegas Wakil Wali Kota.
Ia menjelaskan, forum rembuk stunting ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian penanganan stunting tahun sebelumnya sekaligus memperkuat strategi intervensi pada tahun berjalan. Delapan kecamatan di Kota Palu ditetapkan sebagai fokus utama, dan para camat diminta memaparkan perkembangan program serta kendala di lapangan.
Wakil Wali Kota menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menurunkan angka stunting. “Tujuan rembuk stunting ini adalah membangun komitmen bersama seluruh stakeholder dalam pencegahan dan penurunan stunting. Mulai dari kader posyandu, puskesmas, kelurahan, hingga PKK semuanya memiliki peran penting,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengungkapkan bahwa Kota Palu berhasil meraih penghargaan sebagai daerah dengan penurunan angka stunting terbaik pada 2025, dan atas capaian itu memperoleh dana insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp6,1 miliar. Prestasi tersebut dinilai harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pada 2026.
“Kita bekerja bukan hanya karena kewajiban, tetapi karena kepedulian kita terhadap masa depan anak-anak di Kota Palu. Mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik bagi generasi penerus kita,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri Guru Besar Biokimia Gizi Universitas Tadulako, Kepala Balai Besar BPOM, perwakilan BPS dan BKKBN Kota Palu, para kepala OPD, kepala puskesmas, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya