Buol

Anak Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal Dunia

×

Anak Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal Dunia

Share this article
Tima SAR bersama warga mengevakuasi jenazah anak yang tenggelam di Pantai Leok, Buol, Sabtu (7/2/2026). (©Basarnas Palu)
Tima SAR bersama warga mengevakuasi jenazah anak yang tenggelam di Pantai Leok, Buol, Sabtu (7/2/2026). (©Basarnas Palu)

BUOL, beritapalu.ID | Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak yang tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, dalam kondisi meninggal dunia (MD), Sabtu (7/2/2026).

Korban bernama Mujahid (10 tahun) ditemukan pada pukul 10.05 WITA di koordinat 1°10’23.2″N 121°25’39.5″E dengan jarak 0,51 mil laut arah selatan (155,27°) dari lokasi kejadian. Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah keluarga.

Operasi pencarian dimulai pada Sabtu pagi pukul 07.00 WITA dengan membagi tim SAR gabungan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menggunakan perahu karet, sementara SRU 2 menggunakan perahu nelayan.

Lokasi kejadian berada di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, pada koordinat 1°10’51.21″N – 121°25’26.33″E, dengan heading 75° arah timur laut dari Unit SAR Siaga (USS) Tolis dengan jarak lurus 70 kilometer dan waktu tempuh 5 jam.

Operasi SAR melibatkan beberapa unsur, di antaranya Tim Rescue USS Tolis, Bhabinsa, Bhabinkamtibnas, BPBD Buol, pemerintah desa, dan nelayan setempat.

Peralatan yang digunakan dalam operasi pencarian meliputi rescue car, perahu karet, persar water, peralatan komunikasi, palsar medis, dan palsar evakuasi.

Dengan berhasilnya menemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 7 February, 2026
Ikan mati terdampar di pantai Buol, Sabtu (17/1/2026). (©Tangkapan layar/Manase Limpong Lin)
Buol

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perikanan Kabupaten Buol memastikan bahwa ikan yang terdampar dan memenuhi pesisir pantai di Buol seperti video yang beredar di media sosial tidak disebabkan oleh penggunaan bahan berbahaya seperti potasium, sianida, bom ikan, maupun fenomena alam tertentu.